HomeCelotehKeluarga Prabowo Danai Jokowi?

Keluarga Prabowo Danai Jokowi?

Kecil Besar

“Jangan pernah menghitung uang di kantong orang.” ~Aburizal Bakrie


PinterPolitik.com

[dropcap]W[/dropcap]aktu debat kemarin Jokowi bilang, waktu pemilihan wali kota, anggarannya kecil, waktu gubernur di DKI dirinya nggak pakai uang sama sekali. Dia bahkan menyebut Prabowo juga tahu mengenai hal itu. Dan tidak ada penyangkalan juga dari Prabowo. Berarti bisa jadi benar.

Tapi masa sih kampanye nggak pakai uang? Bisa menang di Pilgub DKI lagi. Wah, ini kalau sampai didengar sama politisi yang jadi gila dan jatuh miskin setelah gagal nyaleg bisa ditabok nih. Kalau bohong kira-kira dong Pak! Edededeh

Tanpa uang, mana bisa berkuasa di negeri democrazy macam negeri kita tercinta ini? Share on X

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan kalau dirinya maju di Pilgub DKI 2012 tanpa mengeluarkan uang memancing mulut-mulut nyinyir lawan politiknya. Dan akhirnya, terkuaklah siapa peternak Jokowi kala itu. Penasaran?

Anggota Direktorat Komunikasi dan Media BPN, Nicholay membuka tabir sosok di balik kemenangan Jokowi di Pilgub 2012. Dia menyebut satu nama, yang merupakan adik kandung dari Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Ceritanya begini. Kata Nicho, tahun 2008 Jokowi itu mengundang dirinya ke Loji Gandrung (rumah jabatan Wali Kota Solo). Curhat dah tuh Jokowi di sana. Katanya minta dikenalkan ke Pak Hashim yang tajirnya nggak ketulungan. Buat apa? Buat menyampaikan niat terselubung.

Nico lalu memperkenalkan Jokowi kepada Hashim. Jokowi lantas memaparkan keberhasilannya di Solo, seperti memindahkan pasar tanpa Satpol PP, dan lain-lain.

Ya, dulu aja kalau lihat di layar kaca soal keberhasilan Pakde Jokowi aku tuh suka merinding disko. Keren banget gitu kan, pencitraannya. Hehe. Sama, Pak Hashim waktu diceritakan soal prestasi Jokowi juga jadi kepincut.

Baca juga :  Reinkarnasi Ahmad Sahroni?

Jokowi pun mengatakan ke Hashim bahwa dirinya akan maju sebagai gubernur. Cuma waktu itu Nicho dan Hashim menyarankan Jokowi bukan untuk jadi gubernur DKI, melainkan jadi gubernur Jawa Tengah. Ehh, ternyata Jokowi nggak mau. Maunya jadi gubernur DKI.

Atas tekad Jokowi yang sudah bulat tersebuut, Hashim kemudian mempertemukan Jokowi dengan Prabowo. Dan jadilah pasangan cagub-cawagub sensasional kala itu, Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kenapa sensasional? Karena Ahok Tionghoa dan bukan muslim. Kan greget banget yaaa… Dan ternyata menang.

Dulu, kalau kata Nicho, Jokowi itu maju dengan tangan kosong. Bahkan nggak ada pula satu pengusaha pun yang mau memberi modal pencalonan Jokowi. Karena itu Hashim mengambil alih semuanya. Jokowi dibiayai puluhan sampai ratusan miliar rupiah. Ehh ini kalau doi nggak lebay ya.

Pokoknya karena itu, Nicho mengatakan Jokowi bohong kalau bilang nggak mengeluarkan uang untuk Pilgub. Saksi hidupnya ada beberapa. Katanya duit itu diantar pakai tas keresek.

Ehh tunggu dulu. Kalau menurut cerita Pak Nicho, berarti benar dong kalau Jokowi maju memang tanpa mengeluarkan uang, tapi pakai uang orang lain. Terus di mana bohongnyaaa? Kalau Jokowi bilang pakai uang rakyat, emang Pak Hashim bukan rakyat? Hiya, hiya, hiya… (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Gatot Ke INTI, Persiapan Pilpres?

Minggu lalu, Panglima TNI Gatot Nurmantyo melakukan silaturahmi dengan para Pengusaha Indonesia Tionghoa (INTI). Gatot siap Pilpres? PinterPolitik.com “Politik adalah seni kelihaian dalam mendapatkan suara dari...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...