HomeCelotehRK: Jabar Bukan Keset!

RK: Jabar Bukan Keset!

Kecil Besar

“Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam.” ~Ir.Soekarno


PinterPolitik.com

[dropcap]G[/dropcap]ubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya resmi dilantik. Dia pun menyambut warga Jawa Barat dengan suka cita dan semangat membara. Semangat untuk meminta ‘jatah’ lebih banyak dari pemerintah pusat. Yo ayo yo….

Jadi gini gaes, bukannya mata duitan atau apa, kemarin itu gubernur kasep satu ini mengeluarkan beberapa uneg-uneg menyakitkan dalam pidatonya di hadapan warga Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung. Katanya, Jawa Barat itu kurang diperhatikan pemerintah, tapi sering dijadikan bahan kampanye para calon presiden.

Menurut RK, selama ini Jabar hanya dijadikan keset menjelang Pilpres. Dielu-elukan sebagai provinsi terbesar dengan konstituen terbanyak. Tapi dikasih uang jajannya dikit. Sedih pastinya yahhh…

RK menilai, anggaran Pemprov Jabar yang selama ini diberikan pemerintah pusat belum maksimal. Dia pun membandingkan APBD Jabar dengan Sumatera Selatan. Menurutnya, Sumatera Selatan APBD-nya Rp 10 triliun, tapi dapat bantuan dari pusat Rp 30 triliun. Kenapa?

Sering disanjung-sanjung saat Pilpres, tapi duit jajan cuma dikasih seadanya. Wahai pemerintah pusat, kau anggap Jawa Barat apa? Share on X

Hal tersebut dikarenakan mereka jago melobi. Jabar APBD-nya Rp 30 triliun-an, tapi bantuan dari pusat sedikit. Nggak sesuai dengan luas wilayah dan jumlah penduduk Jabar yang seabrek.

Ia menyebut, kalau Jabar itu harus terhormat dan punya daya tawar politik. Jangan mau dimanfaatkan dan disanjung saat pilpres. Siapa pun presidennya, Jabar harus punya pressure politik. Pepet terus sampai dapat jatah maksimal pokoknya yah. Mantap pisan lah Kang Emil.

Salah satu upaya yang akan dicoba adalah dengan mengusahakan adanya daerah otonomi baru (DOB) atau pemekaran wilayah. Dengan adanya pemekaran, dia menilai kucuran dana dari pusat bisa lebih banyak, eh dimaksimalkan maksudnya. Wkwkwk.

Hmm, semangatnya Kang Emil boleh juga. Tapi jangan lupa untuk jaga hati, iman, dan akal sehat agar tidak terjerumus pada lubang hitam korupsi, ya. Semoga Kang Emil bisa menjadi panutan bagi para pejabat lainnya.

Kerja serius dan ikhlas. Mudah-mudahan bisa jadi bekal untuk maju di pilpres kemudian hari. Hehehe, siapa tahu loh ya, juga kepengen nganu… (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...