HomeCelotehCorong Anti Hoaks Jokowi-Ma’ruf

Corong Anti Hoaks Jokowi-Ma’ruf

Kecil Besar

“Fakta itu banyak tetapi kebenaran hanya satu.” ~Rabindranath Tagore


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]oalisi Jokowi-Ma’ruf Amin membuat tim juru bicara “raksasa” sebagai manuver untuk berlaga di pemilihan presiden 2019. 100 orang loh gaes, dan salah tiganya ada orang-orang kontroversial seperti Farhat Abbas, Sunan Kalijaga, hingga pengacara nyentrik Razman Nasution. Ahaydee, bisa-bisa acara gosip juga ikutan ngeberitain kasus politik nih. Mantap! Wkwkwkwk.

Sekjen PSI Raja Juli Antoni menjelaskan alasan kubu Jokowi-Ma’ruf melibatkan sekian banyak relawan. Ternyata, hal tersebut karena ada banyak relawan dari partai yang antusias ingin turut memenangkan Jokowi. Nama-nama, tokoh kontroversial di atas juga merupakan aspirasi partai pendukung gaes.

Wah, kayaknya udah kompak bener nih kubu koalisi Jokowi-Ma’ruf. Tapi apa nggak salah kalau sampai menjadikan orang-orang penuh kontroversi sebagai jubir. Nggak takut masyarakat malah jadi nggak yakin? Kalian para followers Lambe Turah pasti tahu bagaimana menggemaskannya beberapa sosok tersebut. Hihihihi.

Tapi tenang aja gaes, para jubir ini ternyata dikasih pembekalan dulu, dikasih arahan agar mampu menjawab isu berbau fitnah dengan data yang nyata. Gimana? Masih ragu? Eaakkk

Ya gimana dong, selama ini Jokowi kerap menjadi sasaran isu hoax di media sosial, pernah dibilang komunislah, bukan muslimlah, jauh dari ulama, dan masih banyak lagi. Dan eike rasa, pas kampanye nanti, isu-isu hoaks tentang doi pasti makin banyak. Makanya itu dia butuh orang-orang vokal untuk menepis hal tersebut, nggak cuma satu, tapi banyak.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, 100 orang juru bicara itu akan dibagi ke dalam sejumlah bidang isu, sehingga di masing-masing jubir memiliki latar belakang, misalnya pertahanan, ekonomi dan sebagainya.

Nggak cuma itu, jubir juga akan dibagi menjadi dua, yakni jubir internal partai politik dan jubir yang bertugas mengampanyekan sekaligus mengelola isu terkait Jokowi-Ma’ruf. Nah, kalau Farhat Abbas tugasnya khusus melawan orang-orang berinisial F, kayak Fadli Zon, Fahri Hamzah, atau mungkin Fahmad Dhani… Eeehh, yang terakhir maksa banget ya gaes. Wkwkwk

Ya, semoga aja pembekalannya berjalan sukses, terus bisa menjadi inspirasi buat kubu sebelah. Jadi kan perang pendapatnya seru. Rakyat jadi nggak perlu dibohongi. Capek aku tuh jadi korban kebohongan politisi nackal. Hiks hiks. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...