HomeCelotehSandiaga, Bapak PHL Pemprov DKI

Sandiaga, Bapak PHL Pemprov DKI

Kecil Besar

“Ya tentunya harus adil kan, jadi bukan hanya yang PNS, tapi yang PHL kita harus perhatikan juga, karena kan nanti akan benchmarking dengan kebijakan THR ini bagi para PHL.” ~ Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]epertinya Ramadan tahun ini sangat berkah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, Pemerintah memutuskan anggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 untuk tahun 2018 sebesar Rp35,76 triliun, meningkat 68,9 persen dari tahun lalu. Menariknya, untuk pertama kalinya tahun ini pensiunan PNS juga akan mendapatkan THR.

Seakan gak mau kalah pamor dengan Pemerintahan Presiden Jokowi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga mengeluarkan terobosan baru loh. Bang Sandi berjanji akan memberikan THR bagi Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kece juga idenya, mening dia aja dulu yang jadi gubernur. Secara Gubernur DKI yang sekarang lebih sering mingkem bae sih.

Tapi ya sudah lah, gak usah dibahas, hahaha. Btw, emangnya udah dipikirin masak-masak ni sama Bang Sandi? Coz jumlah PHL Pemprov DKI Jakarta itu banyak loh. Jumlahnya mencapai 286.628 orang. Emang ada anggarannya untuk itu? Jangan gegayaan doang loh. Yang ada nanti PHL-nya pada kecewa. Wedew.

Gak mau kan Bang Sandi dibilang Pemberi Harapan Palsu (PHP)? Okai, kalau gitu kita tunggu ya realisasinya. Gak boleh omdo loh. Auto dosa itu mah. Tapi kalau mau baik ke PHL, jangan nanggung atuh. Jangan cuma memberikan THR. Kenapa gak diangkat aja jadi Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT)?

Eike jamin kalau itu diterapkan, banyak dukungan dari PHL Pemprov DKI Jakarta. Sebenernya apalah artinya THR yang cuma satu kali dalam setahun itu. Toh nilainya gak terlalu besar, apalagi kalau dibandingkan dengan THR versi PNS Pemprov DKI Jakarta. Kalau mereka tau bedanya, ya nyesek juga atuh.

Toh tujuan awal dari pemberian THR bagi PHL ini agar timbul geliat ekonomi khususnya di akar rumput. Ya udah sih, naikan aja gaji bulanannya. Kan Pemrov DKI punya Dana Hibah tuh yang sebesar Rp1,7 triliun per tahun. Dari pada cuma buat badan, lembaga, organisasi swasta, maupun organisasi masyarakat, ya mendingan buat meningkatkan kesejahteraan PHL ini. Kan lebih berfaedah. (K16)

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...