HomeCelotehBamsoet ‘Lenyapkan’ Fadli

Bamsoet ‘Lenyapkan’ Fadli

Kecil Besar

“Tak ada musuh abadi, tak punya teman sejati. Yang ada hanya kepentingan, ada yang menjadi hobi pakai cara tak terpuji. Waspadai politik adu domba yang akan merusak kita.” ~ Tony Q


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua DPR Bambang Soesatyo a.k.a Bamsoet berpidato dalam penutupan masa sidang di Sidang Paripurna DPR. Namun, Bamsoet menampilkan sesuatu yang berbeda dari kebiasaan Ketua DPR lainnya.

Bamsoet melakukan sesuatu yang membuatnya seolah akan ‘melenyapkan’ Fadli Zon, Wakil Ketua DPR. Weleeeh weleeeh, hal ini apakah diakibatkan oleh keinginan Fadli untuk menjadi Ketua DPR? Waduh ngeri banget tuh.

Kan tahu sendiri, Fadli Zon udah berapa kali selalu jadi Plt Ketua DPR, tapi menjadi Ketua DPR sepenuhnya belum pernah, hmmm kalau benar begitu ngeri juga ya.

Saat Bamsoet merasa posisinya terancam, Bamsoet mulai ‘melenyapkan’ Fadli. Wedeewwww, hayooloh mulai tidak harmonis ya? Ahhh syudahhhlah.

Biar pimpinan DPR itu ada dinamikanya juga, kan sedari awal antar pimpinan itu adem ayem aja, nah di penghujung periode ini biar ada ceritanya gitu, weleeeh weleeeh.

Sebelumnya, pasca Setya Novanto digulingkan dari Ketua DPR akibat tersangkut kasus korupsi KTP-el, sempat ada keraguan apakah pengganti Setya Novanto itu bisa ‘mengkondisikan’ para Wakil Ketua DPR yang terkenal dengan kekuatan dan sensasinya.

Weleeeeh weleeeeh, munculnya Bamsoet sebagai pengganti Setnov pun mulai dibicarakan. Apakah para Wakil Ketua DPR itu akan jadi mitra Bamsoet yang baik atau justru jadi penggoyang yang menyerang? Wedeeww.

Sebenarnya. Bamsoet sudah mengantisipasi potensi ‘goyang’ yang akan terjadi. Maka ia sudah dua kali mengumpulkan para pimpinan DPR dan pimpinan fraksi di ruang kerjanya. Kok Fadli Zon ga dikondisikan sih?

Hadeuuuuhhh, wajar juga sih Bamsoet kesusahan kendalikan Fadli, sekelas Prabowo aja ngaku ga bisa, weleeeh weleeeh.

Etttt tunggu dulu deh, ternyata eh ternyata nih. Bamsoet itu tidak melenyapkan Fadli loh, tapi Bamsoet hanya ingin menyaingi Fadli sebagai seorang penyair. Heuuuuhhhh, kirain beneran, weeewww.

Berhubung Bamsoet tak bakat membuat puisi, Bamsoet akhirnya hanya bisa membuat pantun, weleeeh weleeeh.

Makanya coba belajar dari Fadli, siapa tau akan muncul duet pujangga pimpinan DPR, weleeeh weleeh. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...