HomeCelotehMendagri – Kapolri Takut?

Mendagri – Kapolri Takut?

Kecil Besar

“Keberanian yang membuat kalian akan tahan dalam situasi apapun! Nyali sama harganya dengan nyawa. Jika itu hilang, niscaya tak ada gunanya kau hidup!”


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]ndonesia Police Watch (IPW) mengendus keanehan di Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aromanya, hmmm, aroma kepentingan, terasa sangat kuat sekali.

Salah satu dampaknya, gaji ribuan pegawai termasuk gaji para anggota DPRD mandeg. Weeeewwww, hal ini diakibatkan jerat kasus yang menimpa pejabat teras di Pemerintahan Kota Makassar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Erwin Syafruddin Haiyya sudah ditetapkan sebagai tersangka, weleeeeh weleeeeh. Mau jerat siapa lagi?

Weewww, ternyata kasus ini juga menyeret Walikota Makassar yang akan mencalonkan kembali di periode keduanya. Wedeewww,  sang petahana dihantui bayang-bayang penanganan kasus korupsi yang bisa menggerus elektabilitasnya.

Pak Polisi, bisakah ditunda dulu? Weleeeeh weeleeeeh.

Bukan kasian sih, tapi kalau sesuai himbauan Kapolri sih harusnya dihentikan sementara dulu sampai proses penyelenggaraan Pilkada usai. Lah tapi kok tetap dilanjutkan ya?

Hmmm, ini serangan lawan politik atau memang kepolisian disana belum tahu atau tak mau taat dengan himbauan Kapolri? Nahloooh.

Akhirnya IPW mencoba menguji nyali Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo untuk terlibat dalam kasus yang ditangani penyidik Polda Sulawesi Selatan.

Tapi apakah bisa diselesaikan di tangan kedua orang penting ini? Ya kalau terus berlanjut Kota Makassar punya jalannya sendiri dong. Tak mau patuh himbauan Kapolri nih?

Tapi peristiwa ini entah menjadi kabar baik atau kabar buruk bagi penanganan kasus hukum, weleeeeh weleeeeh.

Di satu sisi, penanganan kasus seharusnya tak ada halangan sama sekali, baik dibenturkan dengan adanya penyelenggaraan Pilkada sekalipun. Asal jangan dipake buat nyerang aja, weleeeeh weleeeeh. Weeewwww, jahat banget kalau dijadikan senjata.

Namun, di sisi yang lainnya, penghentian sementara kasus hukum jelang Pilkada ini apakah tidak menodai esensi penegakan hukum? Ah syuuudaaaaahlah, ga akan nemu solusi kalau dua orang penting ogah turun tangan, weleeeeh weleeeeh.

Kalau Kapolri dan Mendagri punya keberanian menangani persoalan ini sih keren, cuma kalau engga berani apalagi tak mau tahu, ahhhh syudaahhhlah. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...