HomeCelotehTim Sukses Vs Tim Gubernur

Tim Sukses Vs Tim Gubernur

Kecil Besar

“Bagai ketiban durian runtuh? Emang enak kalau gaji besar, apalagi 14 kali lipat”


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]iapa yang tidak mau dapet gaji 14 kali lipat dari sebelumnya. Tapi kenaikannya drastis gitu sih? Kaya rezeki nomplok atau uang kaget gitu ya? Pertimbangannya apa ya?

Kalau peribahasanya itu “Bagai ketiban durian runtuh”. Jangan bayangkan kulit duriannya tapi ya. Hehehe. Kalau peribahasanya terjadi beneran sih yang ada pasti benjol – benjol itu wkwkwk

Tentunya, besarnya gaji ini tentunya harus berbanding lurus dengan beratnya tugas yang diemban. Gaji besar ini akan diperuntukkan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) gitu daaah. Tapi di dalam tim itu siapa aja ya?

Bisa ga ya masukin temen, keluarga atau gebetan. Kan lumayan gajinya sayang daripada dikasih ke orang mending buat penghasilan orang deket kite kan.

Biasanya kan kalo bicara politik mah ada yang namanya balas budi. Padahal si budi itu ga minta dibales. Hehehe bingung ya wkwkwk

Ya iyalah, mungkin juga para relawan – relawan yang dulunya dukung Gubernur sekarang diberikan ucapan terimakasih dalam bentuk jabatan kaya gini. Mungkin ga ya?

Tapi kalo sekarang kan belom bisa diliat, karena timnya masih orang – orang yang lama. Nah nanti kita liat deh kalo udah ada tim baru siapa aja orangnya. Baru bisa disimpulkan gimana-gimananya.

Supaya tidak ada duri di dalam daging. Ahahahay

Selain khawatir jadi lapangan pekerjaan untuk pendukung Gubernur, lapak ini diawali dari adanya perubahan nominal saat draft dan pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta.

Kenaikannya 14 kali lipat dari Rp 2,3 miliar bertambah menjadi Rp 28 miliar.

Paling aman emang jadi pejabat itu saling klaim atau saling menuding. Hmmm, gampanglah nyalah-nyalahin orang. Tapi jangan risih ya kalau ada kritik balasan. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...