Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.
Dalam Dies Natalis di Universitas Bung Karno, Kamis (16/11) kemarin, Prabowo Subianto kembali mengatakan kalau saat ini, Indonesia merupakan bangsa yang kalah. Benarkah?
PinterPolitik.com
“Ada para...
Keputusan Partai Beringin nggak usung Kang Dedi di Jabar, bisa jadi blunder?
PinterPolitik.com
Namanya pilihan pasti ada plus-minusnya kan? Partai Pohon Beringin udah resmi putus...