HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

Sandiaga ‘Dewa Air’ Jakarta

“Seorang pemimpin adalah pribadi biasa yang kesungguhannya tidak biasa dalam menjadikan dirinya pelayan bagi kebaikan hidup orang banyak.” PinterPolitik.com Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno...

Jokowi ‘Korban Siasat’ Perindo

“Politik itu mulia. Cara untuk memperjuangkan nilai. Politik praktis juga umumnya bising berintrik. Butuh nalar jernih dan sabar dalam menavigasinya.” PinterPolitik.com Hary Tanoesudibjo, Ketua Umum Partai...

AHY, Pemilik Kegantengan HQQ

Safari Politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jawa Barat memberi warna tersendiri bagi masyarakat, khusus bagi para Mamah Muda yang memang mengidolakan AHY sebagai...

Sandi Mandi Air Septictank?

“Saya juga kaget selama ini mandi pakai air yang tercemar limbah pembuangan septictank. Mulai hari ini, totalitas stop gunakan air tanah dan beralih ke...

Populasi Orangutan Indonesia Terancam

Populasi orangutan Indonesia terus-menerus terancam seiring dengan berkurangnya hutan sebagai habitat mereka.

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT