HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

TKN Kebanyakan Piknik Unyu

“Kejelasan adalah itikad baik para filsuf.”~ Vauvenargues PinterPolitik.com Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin akhirnya memberikan tanggapan terkait imbauan piknik di Tempat Pemilihan Suara (TPS)...

Sudirman Said: Prabowo Terlanjur Basah

“Jika hanya ‘feeling good’ yang bisa memutuskan, mabuk bisa menjadi pengalaman manusia yang betul-betul valid.” PinterPolitik.com Hayo, apa kalian ada yang percaya nih sama kata-kata Prabowo...

Pengamat: Prabowo Bisa Kencing Berlari!

“Politik identitas hanya sekedar menjadi pernak-pernik di tahun Pemilu.” PinterPolitik.com Penegak hukum memang selalu terkesan gahar, namun belum mereka selalu siaga dan tak punya rasa takut....

Trump Traktir Burger, Jokowi Markobar?

“Pikiran berarti kehidupan. Karena itu, bagi mereka yang tak berpikir, maka tak bisa disebut hidup yang tinggi dan nyata. Berpikir membuat seseorang ada.” ~...

Fahri Hamzah: Prabowo Gagal!

“Bagaimana pun, menikahlah. Kalau kau mendapatkan istri yang baik, kau akan memetik kebahagiaan. Kalau kau mendapatkan istri yang buruk, kau akan menjadi seorang filsuf.”...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT