HomeCelotehZulkifli, Penyebar Hoax ‘Tingkat Dewa’?

Zulkifli, Penyebar Hoax ‘Tingkat Dewa’?

Kecil Besar

“Kebohongan pertama harus ditutupi oleh kebohongan selanjutnya. Satu kesalahan merusak seribu kejujuran. Satu kebohongan merobek jutaan kejujuran.”


PinterPolitik.com

[dropcap]R[/dropcap]amai jadi buah bibir dan memancing reaksi publik, Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan sesumbar kalau ada partai di DPR yang menyetujui Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) serta peredaran minuman keras.

Tapi kok, rasanya ada yang aneh sebab pihak DPR yang dibicarakan Zulkifi justru kaget bukan kepalang, bahkan mempertanyakan keras. Kok Ketua MPR malah lebih tahu dibandingkan DPR RI? Weleeeeh weleeeeh, sebenarnya siapa yang lebih tahu? Atau jangan-jangan, cuma sok tahu?

Zulkifli sesumbar kalau ada lima fraksi DPR yang menyetujui LGBT. Loh menyetujui apaan? Dibahas aja belum, weleh weleeeh.

Terus katanya juga, ada delapan partai yang setuju untuk melegalkan minuman keras. Wah, jadi semakin membingungkan saja, ggggrrrr..

Jadi jangan salahkan jika kini muncul ‘serangan balik’ dari para anggota DPR yang merasa belingsatan. Mungkin Zulkifli punya telepati kali ya? Weleeeeh weleeeeh.

Secara logika, bagaimana mungkin Ketua MPR tahu ada partai yang menyetujui LGBT dan miras padahal DPR saja belum melakukan pembahasan? Sakti mandraguna dan ajaib sekali. Luaarrrrbiasaa.

Lalu apa maksud dari pernyataan Zulkifli ini? Mungkinkah keterangannya benar atau sebaliknya, tanpa sadar ikut berpartisipasi dalam menyebarkan hoax?

Masa saat pemerintah ingin memberantas hoax secara besar-besaran, program tersebut malah ditabrak sendiri oleh para pejabat dengan mengeluarkan komentar yang berisi hoax?

Menteri, Gubernur, Walikota, Bupati dan para pejabat lainnya, belakangan ini malah jadi pelaku penyebar hoax. Mereka sehat? Aneh bin ajaib.

Kalau Ketua MPR yang menyebarkan hoax, ia masuk dalam kategori apa ya? Kan biasanya warga sipil biasa yang menyebarkan hoax. Mungkin Zulkifli ingin menjadi penyebar hoax tingkat dewa kali ya weleeeeh weleeeeh.

Mungkin ada benarnya kalau rajanya hoax adalah penguasa sendiri, karena penguasalah yang memiliki instrumen lengkap untuk menyampaikan hoax. Weleeeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...