HomeCelotehWiranto “Paksa” MA Ngebut

Wiranto “Paksa” MA Ngebut

Kecil Besar

“Mari berani melawan, menolak korupsi menjadi kewajaran.” ~Najwa Shihab


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]erseteruan KPU dengan Bawaslu masih berlanjut. Kedua lembaga negara tersebut tetap bersikukuh dengan pendirian masing-masing. Mau bagaimana lagi, wong keduanya sama-sama punya landasan hukum yang sahih. Pucing deh pala Barbie

Bukan waktunya mencari tahu siapa yang benar dan yang salah, tapi bagaimana caranya menyatukan kedua pandangan ini untuk diambil jalan tengahnya. Mau adu argumen sampai kapan? Sampai ada yang bersedia bukain tali pocong si Mumun? Wahh ngeri juga…

Dengan polemik yang kian berlarut, Menko Polhukam Wiranto pun mengadakan rapat dengan Kemendagri, Bawaslu, KPU, dan DKPP.

Hasil rapat yang dilakukan secara tertutup tersebut langsung diumumkan. Forum sepakat akan menunggu keputusan MA dan meminta MA untuk memprioritaskan masalah ini. Agar penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) tidak terhambat.

Secara pribadi, Wiranto berpandangan kalau aturan KPU yang melarang eks napi koruptor maju sebagai caleg ini menyangkut kepentingan nasional, karena itu harus didukung semua pihak.

Pilih mana, melarang eks koruptor nyaleg, atau menaati Undang-undang Pemilu? Share on X

Wiranto meminta Makamah Agung (MA) segera memprioritaskan gugatan atas aturan PKPU yang berisi larangan eks napi korupsi maju sebagai calon legislatif. Semua pihak butuh kepastian apakah keputusan KPU pada PKPU tersebut ditolak atau dibenarkan. Soalnya, sampai sekarang sudah muncul beragam spekulasi masyarakat yang akhirnya bisa berimplikasi pada stabilitas politik nasional.

Menurut Wiranto, semuanya sama-sama punya semangat anti korupsi dan tidak ingin para pejabat sarat dengan orang-orang yang pernah tercacati dengan pidana korupsi. Namun, karena belum ada kejelasan secara konstitusional, maka harus diambil langkah-langkah yang tidak merugikan pihak manapun.

Gimana menurut kalian gaes? Apa kita amini saja Peraturan KPU (PKPU) Nomor 30 Tahun 2018 yang melarang eks koruptor maju sebagai caleg? Tapi kalau begitu, Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu untuk memperbolehkan eks koruptor maju sebagai legislatif  harus direvisi dulu.

Wadaw, tapi sulit ya kalau yang buat undang-undang saja lebih setuju dengan keputusan Bawaslu.

KPU itu memang punya hak istimewa untuk membuat peraturan tentang pemilu, tapi kalah spesial sama para wakil rakyat yang pikirannya suka nganu… (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...