HomeCelotehUltimatum Opa Gamang

Ultimatum Opa Gamang

“Boleh dibilang ini pasti ada Munaslub, memang persetujuannya itu, saya kira Desember sudah harus ada pergantian…” ~ Jusuf Kalla


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]esember. Bulan di penghujung tahun ini menjadi salah satu bulan yang sering dijadikan judul lagu oleh para musisi. Melodinya pun kebanyakan dilantunkan secara mendayu-dayu.

“Aku selalu suka sehabis hujan di bulan Desember, di bulan Desember” – ERK

Kalau para musisi banyak yang suka dengan bulan Desember. Tapi Papa dan koleganya, sepertinya tak suka dengan bulan di akhir tahun ini. Kenapa ya? Hayoo loooh kenapa?

Bukan sedih karena umur yang semakin tua, tapi harusnya Papa sebagai Ketua Partai harusnya senang karena sudah menjelang pesta demokrasi. Tapi ini kok malah ga suka bulan Desember sih? Tapi emang Papa masih tetep jadi Ketua Partai? Upssss..

Papa harusnya menyambut bulan terakhir ini dengan riang gembira karena tahun baru akan tiba, hari – hari baru akan tiba dengan peraduan hidup yang mungkin berbeda.

Ternyata bulan Desember adalah bulan yang sangat menentukan untuk Papa, apalagi Opa sudah mengeluarkan ultimatum tentang Papa yang harus turun dari dua jabatannya tanpa ada bantahan apapun.

Wow, Opa membuat semua pihak terperangah melihatnya. Saluuuttt. Tapi, Papa mau denger dan nurut ga ya ultimatumnya Opa? Jangan nakal lagi dong Papa, dengerin Opa sekali-kali kek. Hmmm, ettt gimana ya?

Mau tak mau Papa yang sudah tak bisa berkutik, kali ini ia bakal kalang kabut. Oleh karena itu, Opa tegas menyatakan “Desember, waktu terakhir Papa”.

Desember akan menjadi epilog sendu untuk kisah Papa. Hal ini ditambah dengan ultimatum Opa yang mengisyaratkan kekesalannya, karena malu melihat tingkah laku Papa yang nakal. Hmmm rasain ya Papa, kalau Opa sudah turun gunung, begini kan jadinya.

Papa harusnya melakukan hal yang baik-baik aja biar nantinya ga dikasih ultimatum sama Opa. Ada rasa gamang dari Papa ga ya? Coba dikira-kira kayanya gimana ya?

Ah, tapi masa ga ada takut – takutnya weleeeh weleeehhh. Hehehehe. Ultimatum Opa nyaring, Papa akan gamang. Opa memang keren. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...