HomeCelotehStatus Palsu Jabatan Ma’ruf Amin

Status Palsu Jabatan Ma’ruf Amin

Kecil Besar

“Terpaksa aku mencintai dirimu hanya untuk status palsu”. – Vidi Aldiano, Status Palsu


PinterPolitik.com

Ngeri-ngeri sedap. Kurang lebih begitulah deskripsi yang diberikan Refly Harun terhadap status Ma’ruf Amin di BUMN. Ya gimana nggak ngeri ya, ibaratnya laki-laki udah mau menikah, tapi ternyata ketauan kalau calon istrinya sudah berkeluarga. Nggak jadi bisa menikah deh mereka. Hehehe.

Rupanya Ma’ruf Amin pun sekarang masih bermasalah di antara dua hati. Eh, maksudnya bukan dua hati deng, tapi dua status. Soalnya hingga saat ini dia masih menjadi Dewan Pengawas Syariah (DPS) di beberapa perusahaan pelat merah alias BUMN.

Jadi menurut Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, Ma’ruf Amin dinilai sudah melanggar pasal 227 huruf P Undang-Undang nomor 7 tahun 2017. Seharusnya, dia mengundurkan diri dari BUMN kalau ingin mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden. Pasalnya nama Ma’ruf masih mejeng di website resmi perusahaan-perusahaan itu.

Sementara, kalau dari pihak Ma’ruf sendiri beranggapan bahwa  posisinya di BNI Syariah dan Mandiri Syariah hanya sebagai pengawas, bukan pegawai. Jadinya, dia merasa dia tidak melanggar Undang-Undang.

Ma'ruf Amin memiliki jejak menarik hingga menjadi cawapres. Selengkapnya dalam tulisan berjudul "Sekuat Apa Ma’ruf Jadi Wapres?" di Pinterpolitik.com

Posted by Pinter Politik on Wednesday, May 22, 2019

Wadduhh. Ribet juga ya. Dikira yang cuma bikin pusing adalah masalah HTS alias hubungan tanpa status sama mantan yang biasa dicurhatin teman kantor. Ternyata persoalan status jabatan Ma’ruf Amin jauh lebih pelik lagi. Eh, kok jadi curhat ya. Hehehe.

Tapi, kalau Pak Ma’ruf Amin di BNI Syariah juga ikut dapet gaji, tunjangan, dan fasilitas lain yang setara dengan karyawan di sana, bukannya itu berarti Pak Ma’ruf bisa dianggap sebagai pegawai juga ya?

Baca juga :  Danantara dan Konstitusi Kedua: Ketika Negara Memilih Menjadi Satu Arsitektur

Hmm. Pantas saja Refly Harun berpendapat kalau isu Ma’ruf Amin ini “ngeri-ngeri sedap”. Mungkin ada sedikit keraguan dan setitik pernyataan setuju terhadap Bambang Widjojanto yang mengatakan kalau Jokowi-Amin bisa didiskualifikasi dari Pemilu. Upss.

Lika-liku status Ma’ruf di BUMN kompleks banget ya.

Kalau ada punya nomer HP-nya Mentri BUMN Rini Soemarno atau mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan, boleh lah langsung hubungin mereka. Biar nggak pusing mikirin dan langsung tanya aja sama mereka terkait status Ma’ruf Amin di BUMN. Biar nggak bikin pusing Vidi Aldiano terus, tiap hari nyanyi “Status Palsu” mulu.  Hehehe. (R50)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Ibu Kota Baru “Sarang” Pengembang?

“Mohon maaf saya baca naskahnya itu naskah ya power point dan gambar gambarnya itu banyak yang unik-unik lah. Masa disebut membangun hunian yang layak,...

Ahok Cawapres Anies di 2024?

“Menjadi seorang pejabat itu adalah pekerjaan yang mulia karena dengan jadi pejabat ada banyak orang yang bisa kita tolong.” – Basuki Tjahaja Purnama alias...

Rombak Direksi, Rini Membangkang Jokowi?

“Aku memberontak, maka itu aku ada.” – Albert Camus PinterPolitik.com Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan kukuh mau merombak 4 direksi bank BUMN dan 1 anak perusahaan...