HomeCelotehSistem Kebut Semalam Pengacara Papa

Sistem Kebut Semalam Pengacara Papa

Kecil Besar

“Ku rela pergi pagi pulang pagi hanya untuk mengais rezeki. Do’akan saja aku pergi semoga pulang dompetku terisi.” ~ Armada Band


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]i saat orang lain beristirahat, justru sebagian dari kita baru mulai kerja. Ada pula yang meneruskan kerjanya saat orang lain sudah selesai. Semuanya mungkin karena agar mendapatkan pemasukan lebih atau kejar – kejaran pekerjaan.

Sistem kebut semalam (SKS) kerap dipakai para siswa untuk belajar semalam suntuk kalau ujian sudah di depan mata. Selebihnya? Mending main sajalah wkwkwk

Selain itu, kemarin sempat ada kebut – kebutan dan saling salip antara Praperadilan dan Sidang Tipikor yang ingin menjerat Papa, membuat pengacara harus mempunyai waktu yang lebih. Weleeeh weleeeeh, lembur juga pak? Wkwkwk

Walau sudah digugurkan praperadilannya, tapi pekerjaan rumah pengacara Papa masih ada satu lagi yaitu menjalani proses hukum di sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Masih sanggup tidak? Tetap semangat ya, jangan kabur lagi kaya yang kemaren ya, nanti Papa ditemenin sama pengacara siapa lagi weleeeh weleeeeh

Untuk menjalani sidang Tipikor saja pengacara harus bersabar karena bukan hanya mempersiapkan argumentasi hukum, tapi pengacara Papa juga harus siap jadi sorotan publik dan mungkin cemoohan.

Jadi bersabarlah dan teruskanlah mengedepankan profesionalisme sebagai advokat. Hmmmm.

Pak Maqdir Ismail sebagai pengacara Papa juga selain harus mengurangi waktu tidur, ia juga harus menggali terus perkara yang ditanganinya sehingga tak aneh rasanya bila ia terhitung lembur dan begadang untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Totalitas sekali pak weleeeh weleeeh wkwkwk. Apalagi harus mengebut persiapan naskah eksepsi Papa di sidang Tipikor. Siapin pembelaan apa ya buat Papa? Hmmmm bisakah seperti Sangkuriang selesai semalam alias sistem kebut semalam? wkwkwk

Kegigihan pengacara Papa patut jadi panutan nih. Karena ia tidak gentar dan maju terus mendampingi Papa dalam proses hukum. Tapi, harusnya juga Papanya sendiri harus gigih kaya pengacaranya hehehe.

Tapi kayanya Papa gigih juga deh, sering begadang dan lembur untuk penyelesaian kasusnya. Buktinya apaan emang? Lah itu Papa cepet banget ngantuk, ya artinya kurang tidur karena mikirin kasusnya weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...