HomeCelotehSiasat Lulung Cari Rumah Baru

Siasat Lulung Cari Rumah Baru

Kecil Besar

“Kalau lah tak ada tinta, tentu tak akan mampu kugubah puisi. Kalau bukan karena cinta pada Haji Lulung, tak akan aku sampai di sini.” ~ Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]iapa sih yang gak kenal dengan Haji Lulung Lunggana! Pria yang diidentikkan sebagai yang empunya kawasan Tanah Abang ini, memang sedang gencar menjalin komunikasi dengan banyak partai. Ya secara kan dia udah dipecat dari Partai Persatuan Pembangunan. Kelakar Lulung sih, udah banyak partai yang mencoba meminangnya. Beuh, somse banget ya si Lulung!

Dan dalam kesempatan bulan Ramadan yang penuh berkah, pria yang kerap disamakan dengan karakter Mail dalam animasi Upin Ipin ini, mengundang sejumlah tokoh dan elite partai penting untuk bukber di kediamannya di Tanah Abang. Karismatik Lulung emang warbyasah, bisa undang bukber para elite politik.

Nama-nama seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, tampak terlihat menghadiri acara bukber ini. Menariknya Zulhas, -sapaan akrab Zulkifli Hasan- berceloteh seakan memberi kode bahwa Lulung akan hijrah masuk ke partai besutannya.

Siasat Lulung Cari Rumah Baru

Tapi kalau dipikir-pikir, emangnya apa untungnya bagi PAN jika Lulung masuk ke partai tersebut? Ada perbedaan yang signifikan? Eike rasa gak ada deh, biasa aja. Nama Lulung emang fenomenal, tapi cuma sebatas Tanah Abang. Harap maklum, namanya juga politisi jagoan kampung, ya gaharnya di situ doang.

Tapi jagoan kampung ini loh yang bisa mempersuasi seorang Ketum, untuk hadiri jamuan bukber di kediamannya. Saik mamen. Mungkin karena Lulung udah terbiasa lobi-lobi anggaran kali ya. Jadi kemampuannya itu bisa dipakai saat melobi para petinggi partai lain, hahaha. Sa ae lau. Ya sudah lah.

Siasat Lulung Cari Rumah Baru

Kita doakan aja yang terbaik. Moga Lulung nanti cepet dapet rumah baru dengan bendera partai biru ini. Tapi Lulungnya sendiri jangan celamitan. Nanti kalau ada partai lain yang juga nawarin, eh si dia melipir ke sana. Itu mah namanya gak pendirian mencla-mencle. Nanti PAN malah menjauh loh dari Lulung. Wew. (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...