HomeCelotehSayembara Bedah Monas, Siapa Berani?

Sayembara Bedah Monas, Siapa Berani?

Kecil Besar

“Untuk memenangkan lomba dengan orang lain, hanya diperlukan sedikit waktu. Namun untuk mengalahkan diri sendiri, diperlukan waktu seumur hidup.” ~Jiddu Krishnamurti


PinterPolitik.com

[dropcap]H[/dropcap]ampir lima tahun berselang, Pemprov DKI akan kembali bebenah Monas. Biar lebih modern dan cucok buat anak-anak muda gaul macam kita gitchu dechHehehe.

Tapi nih ya, kali ini Pemprov akan melibatkan masyarakat Jakarta dengan melakukan sayembara, yakni sayembara untuk desain penataan rencana tata kawasan Medan Merdeka dan sayembara desain interior Monas. Wow, banget kan? Para insan kreatif macam Bro and Sis harus ikutan yaw.

Btw, dulu desain Monas yang kita lihat sekarang juga merupakan hasil sayembara yang dilakukan Presiden ke-1 Soekarno pada tahun 1955 loh. Yang menang kala itu merupakan desain karya Frederich Silaban. Hehehe.

Sayembara kali ini dilakukan Unit Pengelola Kawasan Monas serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI. Pelaksana tugas (Plt) Disparbud DKI Asiantoro mengatakan, lewat sayembara tersebut pihaknya berharap dapat mendapatkan desain penataan kawasan Monas yang modern, tetapi tetap mencerminkan sejarah serta budaya aslinya.

Oh ya, bangunan Monas sendiri memang dulunya dibangun dengan nilai filosofis yang mendalam loh. Apalagi yang menginisiasi Bung Karno kan, yang amat filosofis dan perfeksionis. Hmm…

Hayoo, sejauh ini sudah ada yang tertarik belum? Pendaftaran dan pemasukan berkas administrasi untuk sayembara dibuka dari 11 Desember-16 Desember 2018. Kemudian, peserta yang lolos administrasi akan diumumkan pada 17 Desember 2018.

Hmm, singkat juga ya. Hehehe. Makannya buruan daftar. Siapa tahu menang kan.

Peserta yang lolos tahap pertama akan diberikan penjelasan dan melakukan survei didampingi oleh Disparbud pada 20 Desember. Sedangkan batas waktu pengiriman desain oleh para peserta paling lambat dilakukan pada 21 Januari. Yah, kira-kira sebulanlah…

Baca juga :  Waspada 3 "Kingdoms" of Jokowi?

Desain dari para peserta tersebut selanjutnya akan dinilai dan dievaluasi pada 22-24 Januari 2019 unuk diumumkan pemenangnya pada 30 Januari 2019.

Monas itu nggak cuma megah dan cantik, tapi juga punya nilai filosifis yang dalam... Share on X

Asiantoro menuturkan salah satu rencana penataan kawasan tersebut adalah untuk mengubah diorama yang berada di dalam Monas menjadi lebih mutakhir.

Sekarang kan ada banyak museum yang serba digital gitu. Nah, pemprov juga ingin meniru. Seperti di Museum Bank Mandiri dan museum-museum lainnya. Pokoknya yang canggih deh.

Anggaran untuk perbaikan Monas sendiri telah ditetapkan sebesar Rp150 miliar pada APBD DKI 2019. Anggaran itu ada dibawah Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...