HomeCelotehReuni Unik Prabowo di Kabinet

Reuni Unik Prabowo di Kabinet

“Bersemi bersemilah kisah persahabatan yang telah kita rakit. Memori lama yang telah tersimpan, tertuang dalam berbagai cerita,” – Rocket Rockers, Reuni


Pinterpolitik.com

Penantian panjang Prabowo Subianto untuk duduk di jabatan publik akhirnya usai. Ketua Umum Partai Gerindra itu resmi dilantik jadi Menteri Pertahanan di kabinet barunya Pak Jokowi. Wow, kita kasih selamat dululah buat Pak Prabowo, semoga bisa menjalankan amanah dengan baik ya!

Sebenarnya, ada yang unik nih dalam masuknya Pak Prabowo ke dalam kabinetnya Pak Jokowi. Pak Prabowo ini akan mengalami banyak reuni dengan orang-orang yang pernah punya sejarah dengannya. Wah siapa aja ya?

Yang paling jelas sih mungkin dengan Pak Jokowi ya. Selama dua kali Pemilu, mereka bertemu dalam posisi berseberangan dan saling bersaing. Eh, sekarang Pak Prabowo akan reuni dengan Pak Jokowi di mana Pak Jokowi jadi presiden, sementara Pak Prabowo jadi pembantunya.

Nah, reuni jelas yang lain adalah reuninya Pak Prabowo dengan Pak Luhut Binsar Pandjaitan. Keduanya ini pernah bekerja bersama-sama tatkala masih berdinas di Kopassus. Konon, keduanya ini adalah abang-adik di militer dulu. Mereka misalnya dikenal sebagai pendiri dan pemimpin Detasemen 81/Anti Teror.

Yang juga terjadi di kabinet nanti adalah reuninya Pak Prabowo dengan eks petinggi militer lainnya yaitu Fachrul Razi. Wah, kalau yang ini reuninya agak lumayan ngeri-ngeri sedap nih.

Pak Prabowo akan berhadapan dengan banyak orang yang berseberangan dengannya saat gabung kabinet Pak Jokowi Click To Tweet

Pak Fachrul ini diketahui pernah menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Nah, di sinilah nuansa ngeri-ngeri sedap itu ada, Pak Fachrul ini sempat meneken surat pemecatannya Pak Prabowo dari militer. Ckckckck.

Kalau kata Pak Fachrul sih gak ada masalah di antara mereka berdua kalau harus bekerja bareng. Tapi, dengan riwayat keduanya yang seperti itu, mungkin aja sih bakal ada suasana sedikit awkward saat keduanya harus seruangan.

Baca juga :  Anies dan Nadiem Dibanding-bandingke?
- Advertisement -

Reuni-reuni canggung ini juga mungkin akan terjadi saat Prabowo harus bertemu dengan Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman. Pak Fadjroel ini kan dulu salah satu aktivis 1998 yang menentang betul pemerintahannya Soeharto. Nah, Pak Prabowo ini kan salah satu bagian utama dari pemerintahan tersebut.

Gak kebayang sih kalau Pak Prabowo harus bereuni dengan Pak Fadjroel. Apalagi, Pak Fadjroel ini kan akan jadi mulutnya berbagai kebijakan pemerintah yang mungkin kebijakannya Pak Prabowo juga. Nah, gimana ya rasanya Pak Fadjroel harus menyampaikan kebijakannya Pak Prabowo?

Pada akhirnya, ini mungkin jadi semacam konsekuensi yang harus ditempuh Pak Prabowo tatkala memutuskan menyeberang dan bergabung dengan Pak Jokowi. Kita lihat aja deh ke depannya apakah reuninya akan berlangsung canggung atau justru mengalir baik sungai. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Rocky Sebenarnya Fans Luhut?

Momen langka terjadi! Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya bertemu langsung dengan pengkritik terpedasnya, yakni Rocky Gerung.

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Puan Capres Kok Moody-an?

“Mbak Puan kaget, 'Lho, kok kamu yang memegang kaos?', Mbak Puan itu bertanya bukan marah.” – Said Abdullah, Ketua DPP PDIP PinterPolitik.com  Video yang memperlihatkan Ketua DPP PDIP Puan...

Prabowo Guru BP Andika-Dudung?

“Ini semua menjadi rahasia umum Pak, rahasia umum. Jenderal Andika, di mana ada Jenderal Andika tidak ada KSAD” – Effendi Simbolon, anggota Komisi I...

Kasus Lesti-Billar, Begini Tanggapan Lesti

Lesti Kejora laporkan suaminya, Rizky Billar, atas kasus KDRT setelah diduga ketahuan selingkuh. Mengapa fenomena ini begitu marak?

G30S, Kok Gatot Diam Saja?

Peristiwa 30 September telah terjadi pada 57 tahun lalu, yakni 1965. Gatot Nurmantyo biasanya muncul ke publik peringatkan bahaya PKI.

Menanti Dansa Puan-Ganjar

Ganjar Pranowo sebut Megawati beri arahan agar kepala daerah tidak dansa politik. Padahal, Puan dan Ganjar perlu berdansa politik untuk PDIP.

Nadiem and the Shadow Organization

Penjelasan Mendikbudristek Nadiem Makarim soal shadow organization tuai polemik. Ada apa di balik organisasi bayangan Kemdikbudristek ini?

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...