HomeCelotehPrabowo Perlu Briefing Dahnil?

Prabowo Perlu Briefing Dahnil?

Kecil Besar

“Cinta bukan hanya sekedar kata. Cinta bukan hanya pertautan hati. Cinta bukan hasrat luapan jiwa. Cinta tak hanya diam,” – Padi, Tak Hanya Diam


Pinterpolitik.com

Semua orang sudah sempat memuji Prabowo Subianto karena kerendahan hatinya. Gimana enggak, Pak Prabowo sempat dikabarkan tidak akan mengambil gajinya dan fasilitas lainnya sebagai menteri pertahanan. Hebat kan, kalau banyak orang ingin jadi pejabat demi gaji dan fasilitas, eh Pak Prabowo justru gak mau menerima hal-hal itu.

Eits, itu semua berlaku sebelum Pak Prabowo-nya sendiri berbicara. Pak Prabowo membantah bahwa dirinya akan menolak gaji dari pemerintah. Selain itu, Pak Prabowo juga bilang kalau fasilitas seperti mobil dan rumah dinas juga masih mungkin ia gunakan. Wah, kumaha ieu teh?

Hmmm, kalau dipikir-pikir, semua pembicaraan terkait dengan Prabowo tak mau terima gaji ini berasal dari cuitan dari juru bicaranya Pak Prabowo sendiri yaitu Dahnil Anzar Simanjuntak. Wah, gimana nih, kok bisa sih juru bicara punya suara yang berbeda dengan orang yang ia wakili?

Eits, ternyata Pak Dahnil ini masih punya pembelaan terkait dengan bantahan orang ya ia wakili suaranya. Jadi Pak Dahnil ini mencuit kalau Pak Prabowo ini taat azas sehingga akan menerima gaji dari pemerintah, namun akan disalurkan untuk yayasan-yayasan seperti yayasan kanker, lembaga zakat, rumah ibadah, dan lain sebagainya.

Hmmm, ini nanti Pak Prabowo membantah cuitan Dahnil lagi gak ya?

Sebenarnya, beda pernyataan dari Pak Prabowo dan Pak Dahnil ini lumayan membingungkan. Idealnya, tidak ada tuh pembantahan dari Pak Prabowo untuk pernyataan Pak Dahnil. Nah, dari hal itu, ini briefing-nya gimana ya? Apa Pak Dahnil ada kekeliruan dalam mengutip atau gimana?

Baca juga :  Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Wah, mungkin harus ada yang diperbaiki nih dalam alur Pak Dahnil mewakili suara Pak Prabowo. Kalau kata Susan H. Miller, juru bicara itu menentukan juga nilai berita dari suatu hal. Nah, dari hal itu, kan sayang juga kalau terjadi apa-apa dengan nilai berita Pak Prabowo dari kiprah Pak Dahnil sebagai jubir.

Ya, semoga beda pernyataan antara Pak Prabowo dan Pak Dahnil gak terulang ya di masa depan. Kan aneh juga kalau punya jubir, tapi Pak Prabowo masih harus memberikan pernyataan tersendiri untuk memperjelas keadaan. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...