HomeCelotehPKS Kesal, Fahri Santai

PKS Kesal, Fahri Santai

Kecil Besar

Upaya pelengseran Fahri Hamzah dari kursi wakil ketua DPR masih terus diupayakan PKS, bahkan hingga melobi Ketua Umum Partai Golkar segala. Tapi Fahrinya kok tetap santai ya?


PinterPolitik.com

“Ya namanya juga usaha. Jadi usaha yang mau ditempuh kan yang saya denger terakhir, nggak apa-apa PKS nggak dapat kursi yang penting saya diganti.” ~ Fahri Hamzah

[dropcap]P[/dropcap]erseteruan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Fahri Hamzah yang secara legalitas hukum masih kadernya, sepertinya masih akan panjang. Segala daya upaya sudah dikerahkan PKS untuk mendongkel keberadaan Fahri dari kursi nyamannya sebagai Wakil Ketua DPR. Herannya, kok sepertinya susah amat ya?

Bila memang secara legalitas dari Mahkamah Agung (MA), Fahri masih menjadi kader PKS, kenapa partai ini tidak mengeluarkan surat pergantian antar waktu (PAW) aja sih pada Ketua DPR? Atau karena PKS gengsi mengeluarkan surat dengan kop resmi, soalnya mereka udah enggak mau mengakui Fahri sebagai kader?

Akibatnya kan kena muka sendiri, Fahri enggak akan bisa digemingkan kalau PKS masih aja menjaga gengsinya. Sementara, Fahri juga tentu enggak mau lah secara sukarela turun dari kursi empuknya, tanpa ada surat resmi dari PKS. Ada surat resmi aja, belum tentu kok Fahri mau rela turun dari kursi nyamannya.

Siapa yang mau dengan sukarela turun, kalau selama ini ia mendapatkan banyak keuntungan dari statusnya tersebut? Selain namanya akan terus masuk di pemberitaan, cuitannya pun akan terus didengar karena jabatannya tersebut. Belum lagi layar datar jumbo di ruang kantornya yang dibangga-banggakan buat twitter-an itu. Mana rela?

Baca juga :  Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Kalau pun pada akhirnya PKS mengeluarkan surat PAW resmi, bisa jadi malah hanya jadi bulan-bulanan cuitan Fahri saja. Emang enak? Selama kasasi mereka masih belum ditanggapi, setelah ditolak dua kali oleh MA, ya mau enggak mau, PKS harus legowo menerima fakta kalau Fahri tetaplah jadi kadernya.

Bahkan kalaupun Presiden PKS, Sohibul Iman, melobi Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan senior Golkar Ginanjar Kartasasmita. PKS tetap harus mengikuti jalur yang telah ditetapkan bukan? Enggak mungkin dong, ketua DPR dari Golkar yang akan terpilih nantinya, tiba-tiba mencopot Fahri dari kedudukannya? Memangnya bisa begitu?

Selamat berjuang ya PKS, semoga tetap sabar dalam menghadapi Fahri. (R24)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...