HomeCelotehPhiladelphia Muhaimin Iskandar

Philadelphia Muhaimin Iskandar

Kecil Besar

“Oh brother are you gonna leave me wastin’ away. On the streets of Philadelphia,” – Bruce Springsteen, Streets of Philadelphia


Pinterpolitik.com

Terjawab sudah ya semua teka-teki tentang kabinet barunya Pak Jokowi. Sejumlah nama lama masih dipertahankan, tetapi tidak sedikit pula nama baru di jajaran menteri.

Di antara nama-nama baru tersebut, terselip sosok Abdul Halim Iskandar yang jadi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Wah siapa ini ya?

Kalau dari tampilan fisik dan namanya, mungkin akan ada yang mengira kalau Pak Halim ini masih ada ikatan darah dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak imin. Dan memang betul, Pak Halim ini adalah kakak kandung dari mantan Menteri Tenaga Kerja tersebut.

Kita mungkin memang rada gak familiar nih sama Pak Halim ketimbang sama Cak Imin. Meski lebih muda, secara karier Cak Imin memang tergolong lebih moncer dalam kancah politik nasional. Di usia yang relatif muda untuk politisi, ia sudah menikmati jabatan penting mulai dari ketua umum partai, pimpinan legislatif, bahkan jadi menteri.

Apa mungkin Pak Halim dipilih jadi menteri karena rasa sayang adiknya yaitu Cak Imin? Share on X

Sementara itu, Pak Halim Iskandar ini karier politiknya memang cenderung lebih bersifat lokal jika dibandingkan dengan Cak Imin yang sudah menasional. Soal kepemimpinan partai misalnya, Pak Halim ini hanya jadi Ketua DPW PKB Jawa Timur sementara adiknya jadi Ketua Umum di tingkat pusat.

Untuk urusan jabatan legislatif, Pak Halim ini selama dua periode hanya  ada di DPRD tingkat provinsi yaitu menjadi Ketua DPRD Jatim 2014-2019 dan Wakil Ketua DPRD Jatim 2019-2024.

Wah, sebagai kakak, Pak Halim ini ada rasa iri gak ya ke Cak Imin?

Baca juga :  Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Terlepas dari hal itu, Cak Imin ini sepertinya cukup sayang nih kepada sang kakak. Soalnya, wakil ketua DPR itu seperti memperjuangkan jabatan politik khusus nih kepada Pak Halim. Jelang Pilgub Jatim 2017 lalu misalnya, PKB sempat mendorong agar Pak Halim maju sebagai cagub. Sayang, ikhtiar itu kemudian kandas.

Nah, perjuangan Cak Imin untuk memberi posisi kepada sang kakak mungkin saja berhasil nih. Pak Halim yang semula kariernya mungkin terbatas di tingkat provinsi sekarang bisa jadi menteri melalui jatah dari PKB.

Cie, Cak Imin, sayang banget sepertinya sama sang kakak ya. Kalau dipikir-pikir, rasa sayang Cak Imin ini ibarat asal nama Philadelphia, yang artinya memang cinta saudara atau brotherly love.

Ya udah deh, semoga Pak Halim bisa bekerja beneran dengan baik ya, jangan sampai cuma jadi perwakilan keluarga Cak Imin doang di kabinet, apalagi harus berurusan dengan KPK. Wah, kalau gitu kasihan Pak Jokowi. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...