HomeCelotehPDIP, Ada Apa Denganmu?

PDIP, Ada Apa Denganmu?

Kecil Besar

“Memerangi korupsi itu bukan hanya lewat pemerintahan yang bersih. Ini pertahanan diri. Ini aksi patriotisme. Ini aksi kepahlawanan.” ~ Joe Biden


PinterPolitik.com

[dropcap]W[/dropcap]aktu kecil, mamakku selalu menasihati aku agar senantiasa menjadi anak yang jujur dan baik hati. Nggak boleh mencuri, kalau nggak nanti di akhirat tangannya dipotong.

Aku ingat banget, waktu itu doi juga bilang, kalau di dunia kita bisa berkilah, tapi di akhirat nanti, mulut kita ditutup, cuma kaki dan tangan kita yang bicara. Jadi pasti ketahuan. Nanti kalau ketahuan tangan kita dipotong, terus nyambung lagi, terus dipotong lagi, begitu seterusnya. Tergantung seberapa banyak yang kita curi. Ngeri kan?

Mamakku juga dulu suka menceritakan dongen tentang si Kancil Anak Nakal, sukanya mencuri ketimun dan akhirnya ditangkap Pak Tani untuk dimakan. Ihhh, betapa sialnya jadi pencuri, pikirku kala itu. Tapi kenapa ya, seiring tumbuh kembangku, pencurian di negara ini menjadi hal yang amat lumrah? Yang dicuri uang negara lagi. Kalau mendengar berita korupsi, paling banter netizen hanya komentar ‘sudah biasa di negara ber-flower’.

Ealaahhh, mana bisa begitu? Masa korupsi dijadikan hal yang wajar. Kalau korupsinya sampai merugikan negara triliunan rupiah gimana? Kayak kasus korupsi yang melibatkan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Supian. Ckckck.

Politisi PDIP ini, telah merugikan negara sebesar Rp 5,8 triliun karena menyalahgunakan wewenang terkait penertiban izin usaha pertambangan IUP pada tiga perusahaan, yakni PT Fajar Mentaya Abadi, PT Billy Indonesia, dan PT Aries Iron Mining.

Bayangin gaes, demi dua mobil mewah dan uang, doi bikin rugi negara sedemikian parah. Hasil pertambangan bauksit dicuri seenak udel, lingkungan jadi rusak, belum lagi kerugian kehutanan akibat produksi dan kegiatan pertambangan. Wahh, ini sih harus dihukum seberat-beratnya. Kalau perlu bikin aksi berjilid-jilid biar doi kapok. Hehehe.

Koruptor itu tak ada bedanya dengan binatang yang lapar. Apa saja diembat, asal kenyang... Share on X
Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Eike tuh bener-bener nggak habis pikir. Bagaimana bisa kader PDIP lagi-lagi kena kasus korupsi. Padahal, beberapa kader PDIP seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo jadi model KPK untuk kebijakan antikorupsi.

Weleh-weleh, mana masih ada 200-an pejabat daerah dari kader PDIP lagi. Mudah-mudahan aja deh nggak ada yang ketularan korupsi. Bisa amsyong nasib negeri ini.

PDIP benar-benar harus lebih hati-hati memilih kader deh. Jangan sampai predikat partai terkorup melekat terus. Apalagi kasus Supian ini merupakan kasus korupsi dengan kerugian negara terbesar. Wahh, rakyat bakal milih PDIP lagi nggak yah? (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...