HomeCelotehPapa Cengeng dan Suka Ngadu

Papa Cengeng dan Suka Ngadu

“Mafia hukum, hukum saja karena hukum tak mengenal siapa” ~ Navicula


PinterPolitik.com

[dropcap]E[/dropcap]quality before the law. Setiap orang sama di depan hukum. Jadi tidak ada tebang pilih atau perlakuan khusus kepada orang tertentu karena ini merupakan asas terpenting dalam hukum modern.

Hal ini yang harus dipahami Papa bahwa kalau terkena kasus hukum ya dibuktikannya harus melalui pengadilan, jangan merasa memiliki kekuatan kuasa yang besar jadi sedikit-sedikit bicaranya kriminalisasi.

Beberapa tahun terakhir, kriminalisasi jadi alat penyelamat wajah di depan publik bagi para pemangku jabatan yang terjerat kasus hukum. Weleeeh weleeeh.

Gimana jadinya kalau semua orang yang melakukan pelanggaran menganggapnya kriminalisasi. Repot juga kalau begitu.

Makanya jangan campur adukan politik sama hukum, ujung-ujungnya jadi gado-gado kan. Hehehe

Papa ngerasa dikriminalisasi ya? Kira – kira dari mana bisa punya anggapan kaya gitu? Papa ngerti kriminalisasi ga sih?

Masa Papa ga ada lelahnya untuk berdalih terus, awalnya  dalih sakit di RS Premier Jatinegara, terus pindah ke dalih yang kedua yaitu kecelakaan dan setelah mendekam di rumah tahanan Papa merasa dikriminalisasi. Wadezigggggggggg maunya apa sih Papa weleeh weleeeh.

Kalau semua pemangku jabatan merasa dicurangi seperti Papa, bisa bubar KPK karena ngerasa tugas KPK sudah tak mungkin dijalankan kembali kepada orang yang cengeng. Tunjukkan lah jiwa ksatrianya hadapi proses hukum yang berlaku.

Sudah cengeng merasa dikriminalisasi, Papa juga demen ngadu. Yeeee malah begitu lagi, Papa jangan cengeng dan suka ngadu dong, kan udah bukan anak kecil lagi. Weleeeh weleeeh.

Lagian ngadu sama Presiden, ya ngapain juga Papa ngadu pake surat ke Presiden. Hadeuuuuhh.

Kan kemarin jadi Ketua DPR RI dan Partai Beringin, maka tunjukkan dong jiwa ksatria seorang pemimpin menghadapi masalah. Jangan malah terlihat cengeng dan suka ngadu-ngadu hehehe.

Hadapi, hayati dan nikmati proses hukum yang berjalan, Papa. Jangan putus asa gitu dong hehehe. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...