HomeCelotehPak Mahfud Kecipratan Sumbu Pendek

Pak Mahfud Kecipratan Sumbu Pendek

Kecil Besar

“Sedikit-sedikit dilaporkan. Nyaut sedikit-sedikit bisa berurusan dengan kepolisian. Beraninya mengancam? Bila anti kritik, ga usah jadi pejabat!”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]apa yang tersandung kasus megakorupsi KTP-el ternyata memunculkan dagelan yang beragam. Dari tiang listrik, sleep apnea, game, meme, lagu, malingering, bakpau dan yang lainnya.

Tapi seharusnya dipikirkan lagi oleh Papa dan para penasihat hukumnya, kira-kira respon masyarakat yang bermacam-macam itu akibat apa ya? Coba dipikir jangan dibayangin, kalo dibayangin nanti kebayang yang lain ah wkwkwk

Ya jelas lah respon itu karena kemuakan masyarakat terhadap perilaku korupsi di Indonesia. Hmm jadi serius nih bahasanya. Kebawa kesel jadinya hehehe. Selaawwww, ntar malah mirip si dia yang kaya sumbu pendek.

Alangkah lucunya negeri ini. Menganut demokrasi yang menuntut kebebasan berekspresi dan mengungkapkan pendapat masih aja dihalang-halangi. Buktinya nih, kocaknya tingkat dewa.

Kids Zaman Now nonton berita di TV eh ternyata liat Papa licin banget ga ketangkep gara-gara kasus korupsi. Responnya kesel dan bikin meme tentang Papa. Tak lama kemudian temen-temennya di sosial media ikut merepost.

Akhirnya jurus sumbu pendek keluar, penangkapan oleh kepolisian dilakukan. Hmm sungguh teganya, teganya, teganya.

Harusnya sih sadar ya, karena ga mungkin masyarakat respon aneh-aneh kalau Papa kooperatif dan tidak ‘licin’ kek kemaren. Hmmm. Mbok ya mikiiiirrr. Kalo perlu pakai tagar #PapaMikirKeras

Semua akhirnya menjadi-jadi dan membuat masyarakat takut untuk mengeluarkan pendapat. Kenapa? Karena kritik masyarakat yang akan membuat mereka dilaporkan polisi dan ditangkap layaknya orang jahat yang mengeruk uang negara. Ahahahay mantul. Mantap betul. Weleeeh weleeeh.

Semakin menjadi-jadi. Akhirnya sumbu pendek juga kena ke Pakar Hukum Tata Negara yang juga Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD yang akan dilaporkan ke polisi akibat ungkapannya yang menyatakan Papa itu sakitnya bohongan.

Baca juga :  Jebakan Rindu Soeharto?

Ya kalau misalkan Papa sakit bohongan ya jangan marah lah. Jangan marah dong. Cubit nih bakpaunya. Ah elah, pasti masa kecilnya ga pernah becanda ya, jadi ga asyik. Huft. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...