HomeCelotehNyapres? Rizal Ramli Kepedean

Nyapres? Rizal Ramli Kepedean

Kecil Besar

“Demokrasi hari ini tidak membawa kemakmuran kecuali untuk kalangan elite. Kami ingin ubah demokrasi agar membawa kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia. Saya siap memimpin Indonesia agar lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera.” ~ Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli.


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]enjelang Pilpres, kursi panas RI-1 memang selalu hangat diperebutkan. Nama-nama seperti Jokowi dan Prabowo udah mulai didengungkan kembali diberbagai survei sebagai kandidat terkuat mengisi kursi RI-1. Tapi kayaknya Mantan Menko Kemaritiman era Jokowi, Rizal Ramli juga mau ikut-ikutan. Pede banget nih kayaknya.

Alasannya sih karena dia melihat Indonesia saat ini tidak benar-benar mempraktekkan Demokrasi. Masih banyak ketidakadilan tuh di mana-mana. Hukum juga lebih sering jadi alat kekuasaan. Belum lagi ekonomi Indonesia yang gitu-gitu aja, menurut dia, stagnan di angka 5 persen.

Maksudnya nih ya, Rizal mau ngasih tau kalau dia kelak memimpin Indonesia, kejayaan ekonomi Indonesia dijamin pancen oye deh. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa dia wujudkan tumbuh di angka 10 persen pada 2019-2024. Wuih, beneran bisa terwujud nih?

Namanya Mantan Menko Kemaritiman, ya pasti khatam banget masalah ekonomi. Lah tapi kenapa dia masuk barisan mantan juga? Apa Rizal gak cukup mumpuni di mata Pakde Jokowi? Mmmm, masa sih. Jadi dia gak sebagus yang masyarakat kira ya. Bagus bungkusnya aja kali nih, cuap-cuap di luar, tapi kerjaannya di dalam berantakan. Waduh waduh.

Masih ingat memori kolektif kita mengenai Rizal yang hobi bikin gaduh semasa dia menjabat. Ya mungkin itu alasannya dia cuma 11 bulan duduk sebagai menteri. Kasian ya dia. Padahal kan saat menjabat kemarin, dia juga gembar-gembor wujudkan ekonomi Indonesia yang fundamental. Tapi kayaknya keburu lengser dulu. Hadeuh, gimana toh ini.

Tapi ya gitu, faktanya orang yang memiliki jejak kepemimpinan ‘Raport Merah’ ini mendeklarasikan kesiapannya memimpin Indonesia. Eit-eits, tunggu dulu, partai mana aja sih yang mendukung buat menuju bursa Pilpres 2019? Mau jadi single fighter untuk menuju kursi RI-1? Ya kali Bang, bisa gitu.

Deklarasi Rizal sekarang ini mirip mimpi di siang bolong. Kalau gini sih pepatah lama pas banget buat dia: ‘Bagai pungguk merindukan bulan’. Cup Cup Cup. Meski gitu tetap patut diacungin jempol lah deklarasi ini. Itu menandakan Demokrasi Indonesia semakin baik, karena membuka ruang bagi orang-orang berkompeten lain untuk ikut meramaikan bursa Capres di Pilpres 2019 nanti. (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...