HomeCelotehNajwa Shihab Masa Nggak Netral?

Najwa Shihab Masa Nggak Netral?

Kecil Besar

“Tidak ada suatu gagasan yang kelihatannya sangat aneh untuk dipertimbangkan.” ~Winston Churcill


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]ari debat perdana kemarin, sampai sekarang udah mau debat capres yang kedua, kayaknya kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang paling sering protes nih. Dari yang waktu itu minta ganti panelis, dan sekarang ada indikasi ingin menolak salah satu calon mederator. Hmmm, insecure banget sih? Hehehe.

Yup, waktu keluar nama Najwa Shihab sebai salah satu calon moderator untuk debat kedua Pilpres 2019, beberapa pihak BPN ada yang menolak. Kenapa? Katanya karena Najwa tuh berpotensi memihak ke petahana.

Najwa itu kan pernah bertahun-tahun menjadi jurnalis di Metro TV. Punya siapa ya itu? Betul, Surya Paloh. Surya Paloh mendukung siapa? Betul, Jokowi-Ma’ruf. Tapi masalahnya, sekarang Najwa kan udah nggak di Metro.

Mengapresiasi dibilang memihak, mengkritik dibilang kontra. Suka-suka netijen aja dah... Share on X

Berbeda dengan BPN, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin malah mendukung usulan Najwa menjadi moderator. Juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily menilai, Najwa adalah presenter yang teruji kapasitasnya dalam memandu debat-debat politik di media televisi.

Menurutnya, Najwa itu selalu profesional dalam memandu debat. Sangat proporsional dalam memberikan kesempatan kepada kedua kubu.

Kalau eik pribadi sih mikirnya ya, Najwa itu memang presenter yang pintar dalam mengorek narasumber. Seru aja gitu kalau nonton dia. Kecuali ketika Najwa mewawancarai keluarga besar Jokowi beberapa waktu lalu. Kok ya kurang greget gitu rasanya? Masa Najwa puas dengan jawaban ‘biasa aja’? Coba deh nonton, apa yang bisa kita petik dari wawancara yang kebanyakan jawabannya ‘biasa aja’? Coba tolong jelaskan! Hehehe.

Tapi ya, sebagai jurnalis yang sudah punya nama, apalagi sudah banjir penghargaan dari mana-mana, Najwa tentu tidak ingin diam saja melihat pro-kontra yang terjadi. Doi menegaskan, kalau dirinya selalu menjunjung independensi sebagai jurnalis.

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Gubernur Anies Baswedan dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno yang dulu pernah dimoderatori Najwa di debat Pilgub 2017 pun menyetujui netralitas Najwa sebagai presenter. Anies bahkan mengapresiasi ketajaman Najwa dalam bertanya.

Hingga saat ini, kehadiran Najwa masih pro-kontra. BPN sendiri yang awalnya bilang nggak setuju, sekarang malah mengaku galau, belum bisa memutuskan akan menerima atau menolak.

Yowis, semoga galaunya nggak kelamaan. Atau kalau udah bener-bener bingung memutuskan, mungkin bisa coba bikin voting di sosmed. Biar rakyat yang menilai. Cie gitu… (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...