HomeCelotehMoeldoko Anggap Jokowi Cenayang

Moeldoko Anggap Jokowi Cenayang

Kecil Besar

“Partai politik bisa mengusulkan, tetapi keputusan tetap di saya. Komposisinya 45 persen”. – Joko Widodo


PinterPolitik.com

Presiden RI Joko Widodo telah mengungkapkan kalau 45 persen jatah kursi di kabinet jilid II akan diisi oleh partai politik dan 55 persen sisanya diisi oleh profesional dari berbagai latar belakang.

Berarti akan ada 16 menteri dari partai politik dan 18 menteri dari profesional deh. Wah. Ternyata komposisi ini nggak jauh beda dari kabinet Jokowi tahun 2014 lalu ya. Malah lebih banyak jatah parpol di periode ini daripada sebelumnya loh.

Saat Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ditanya tentang apakah keputusan jokowi sudah final, beliau hanya respon begini gengs: “Kalau presiden yang ngomong, pasti bener.”

Ibaratnya kayak maba kampus yang selalu iya-in ucapan senior karena takut dengan motto “senior selalu benar”, jangan-jangan pernyataan Moeldoko hanya buaian semata supaya kepentingan politiknya tetap mulus di tahun-tahun mendatang.

Soalnya sebelum pelantikan kabinet tahun 2014 lalu, Jokowi juga pernah bilang kalau komposisi kabinetnya akan diisi 16 dari parpol dan 18 dari profesional. Tapi ternyata, jatah parpol dikurangi jadi 14 kursi sehingga jatah profesional bertambah jadi 20 kursi deh.

Anyway. Aing jadi kepikiran deh gengs. Jangan-jangan jatah kursi menteri untuk parpol jadi ditambah dari periode sebelumnya tuh gara-gara Megawati minta kursi lebih banyak ke Jokowi nih. Hehehe.

Anggeplah kalau PDIP dikasihnya 6 kursi. Terus sisa 10 kursinya harus dibagi-bagi ke koalisi yang lain.

Nah, kalau melihat perolehan suara parpol di legislatif sih harusnya Golkar yang dapat kursi terbanyak kedua lah ya. Mungkin dapet 4 kali ya. Terus baru deh diikuti sama PKB yang dapet 3, Nasdem dapet 2, dan PPP dapet 1. Ini perhitungan yang menurut aing adil sesuai dengan perolehan suara loh ya. Hehehe.

Tapi, yang jadi pertanyaan juga tuh, gimana kalau nantinya Gerindra, PAN, Demokrat beneran gabung ke koalisi?

Udah kursi cuma 16, terus ada partai yang maunya dikasih kursi lebih dari 4. Pasti pusing banget deh kepala bapak presiden kita mikirin ginian.

Kalau aing menerawang rumitnya perhitungan ini, kayaknya ada kemungkinan Pak Jokowi sendiri juga akan mengubah keputusan kursi menteri di detik-detik akhir deh. Hehehe.

Jadinya masih yakin nih Pak Moeldoko kalau ucapannya Jokowi selalu bener? Ramalan seorang indigo kayak Mama Lauren yang bilang Indonesia akan kiamat tahun 2012 aja bisa gagal, lah apalagi ini ucapan seorang manusia biasa. Hehehe. (R50)

Mau tulisanmu terbit di rubrik Ruang Publik kami? Klik di http://bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Ibu Kota Baru “Sarang” Pengembang?

“Mohon maaf saya baca naskahnya itu naskah ya power point dan gambar gambarnya itu banyak yang unik-unik lah. Masa disebut membangun hunian yang layak,...

Ahok Cawapres Anies di 2024?

“Menjadi seorang pejabat itu adalah pekerjaan yang mulia karena dengan jadi pejabat ada banyak orang yang bisa kita tolong.” – Basuki Tjahaja Purnama alias...

Rombak Direksi, Rini Membangkang Jokowi?

“Aku memberontak, maka itu aku ada.” – Albert Camus PinterPolitik.com Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan kukuh mau merombak 4 direksi bank BUMN dan 1 anak perusahaan...