HomeCelotehLuhut Panjaitan Memeluk Orba

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

Kecil Besar

“Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara.” ~Dilan 1990


PinterPolitik.com

[dropcap]O[/dropcap]rde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat. Padahal itu sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu ya. Beberapa orang amat khawatir kalau masa kelam itu akan kembali di era sekarang.

Ngomong-ngomong soal Orba ya, aku jadi teringat dengan capres nomor 02 Prabowo Subianto. Dia itu sering sekali dikaitkan dengan rezim pemerintahan Presiden Soeharto itu. Kalau Prabowo jadi presiden, Indonesia bakal balik jadi zaman Orba, katanya. Serius nih?

Nggak perlu nunggu Prabowo memimpin. Sepertinya, sekarang juga udah mulai berasa nih hawa-hawa kehadiran sistem menyerupai Orba. Kalian udah berasa belum?

Salah satu hal paling melekat dari Orba itu adanya Dwifungsi ABRI, yakni ketika tentara tidak hanya diberikan wewenang untuk menjaga keamanan negara, tapi juga diberikan kuasa untuk mengatur negara. Tahu nggak dulu endingnya gimana? Terjadi dominasi ABRI terhadap masyarakat sipil. ABRI juga dijadikan sebagai alat politik praktis kala itu.

Nah, sekarang, Menteri Kemaritiman Luhut Panjaitan berencana akan mencari-cari jabatan sipil untuk perwira TNI. Jumlah instansi yang diincar pun lebih banyak dari ketentuan UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Menurut Luhut banyak lembaga sipil yang perlu bagian keamanan. Misalnya untuk keamanan maritim, masa ditangani orang sipil? Kenapa nggak ditaruh aja orang TNI?

Welehhh, memang keamanan maritim itu harus melulu diselesaikan secara militer ya? Kan, kita juga punya jalur diplomatik. Lupa ya? Kalau ingat jangan remehkan kemampuan orang-orang yang telah menjalankan tugas tersebut dong. Apa jalur diplomasi dianggap terlalu lemah? Hehehe.

Yaa, kalau dipikir-pikir sih lebay juga kalau dibilang Dwifungsi, tapi potensi tetap ada. Kalau sampai kejadian, berarti kita benar-benar kembali lagi ke zaman Orba yang katanya bikin merinding itu. Kalau nggak, kenapa banyak elemen masyarakat sipil yang protes soal ide ini?

Baca juga :  Kicepisme Pragmatis Politik
Perasaan baru beberapa tahun lalu rakyat berteriak “Hapuskan Dwifungsi ABRI”. Share on X

Jangan sibuk meneriakkan kubu sebelah antek Orba, kalau kubunya sendiri hendak menghianati marwah reformasi dengan memasukkan tentara ke banyak instansi pemerintahan dong.

Kalau permasalahannya karena banyak anggota TNI menganggur, pun kalau dijadikan pegawai, setiap tahun tetap ada perekrutan anggota baru. Nambah-nambah lagi. Ujung-ujungnya masukin lagi jadi pegawai? Lama-lama pegawainya TNI semua dah nih yang jadi pegawai. Memangnya tidak ada solusi lain ya? Misalnya restrukturisasi organisasi, perlu berapa jenderal, laksamana, dan marsekal.

Btw, kalau TNI menguasai banyak instansi pemerintahan, emang bisa jamin nggak akan ada monopoli kepentingan? Bukannya nanti malah para pejabat sipil yang iri karena banyak yang diambil bagiannya oleh militer? Hayooo… (F41)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...

Hasrat Terpendam Partai Islam

"Politik adalah seni dan layanan, bukan eksploitasi." ~Charles de Gaulle PinterPolitik.com Sudah baca hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA belum? Kenapa itu ya? Kok...