HomeCelotehKPK Didemo ‘Universitas Laundry’

KPK Didemo ‘Universitas Laundry’

Kecil Besar

“Kepada para mahasiswa yang merindukan kejayaan, kepada rakyat yang kebingungan di persimpangan jalan,” Totalitas Perjuangan


Pinterpolitik.com

Cita-cita agar pendidikan tinggi bisa diraih dengan mudah sepertinya sudah terwujud. Kalau UI, ITB, atau UGM kelewat mahal, ada satu kampus  baru yang bisa jadi solusi pendidikan anak bangsa. Perkenalkan, Universitas Laundry!

Loh kok, namanya laundry? Ini tuh diambil dari jaket almamater kampus ini yang bersih bersinar. Saking bersihnya, di jaket almamater Universitas Laundry gak ada logo Makara dan Ganesha macam UI dan ITB. Mungkin filosofinya supaya hati mahasiswanya bersih dari sifat riya ya.

Nah, meskipun tergolong masih belum lazim didengar telinga awam, ternyata mahasiswa kampus ini sudah cukup banyak loh! Tak hanya sekadar banyak, mahasiswa Universitas Laundry ini sudah menunjukkan sikap kritis dengan melakukan demonstrasi. Ya, sekalian pamer jaket kinclong juga dong!

Yang unik, mahasiswa kampus ini ternyata berunjuk rasa untuk mendukung pengesahan UU KPK. Bisa gitu ya, bukannya mahasiswa itu biasanya menolak segala macam hal yang membalikkan produk reformasi?

Mahasiswa kampus mana sih yang dukung revisi UU KPK? Share on X

Wah wah, jadi mereka itu beneran mahasiswa atau bukan ya? Kok tidak berpihak sama kehendak rakyat? Kayaknya sebagian besar rakyat tuh gak setuju deh sama revisi UU ini. Jadi mahasiswa kampus laundry ini berpihak sama siapa ya?

Terlepas dari itu, demo Universitas Laundry ini mungkin bisa jadi genjotan baru buat gerakan mahasiswa Indonesia. Masa, kampus-kampus perjuangan tenar tanah air kalah sama Universitas Laundry?

Kita sih gak tau ya ada insentif apa, entah materi atau apa sehingga Universitas Laundry bisa menerjunkan banyak mahasiswa. Tapi, harusnya mahasiswa lain yang lebih mengerti penderitaan rakyat, bisa lebih beringas ketimbang kampus laundry itu.

Kabarnya, para mahasiswa kampus yang lebih lazim didengar namanya, siap turun gunung untuk menyuarakan sikap berseberangan dengan Universitas Laundry. Mereka siap bersuara keras terkait berbagai dinamika yang terjadi belakangan ini.

Nah, gitu dong, gak usah malu kalau jaket almamater gak sebersinar Universitas Laundry. Kita doain aja semoga para mahasiswa ini gak kehilangan sikap kritisnya dan kalah pamor dari demo-demo bayaran.

Eh eh tapi ya, anak-anak kampus lain mungkin bakal ngiri juga sih masuk Universitas Laundry, lulusnya cepet soalnya. Coba itu lihat, habis demo langsung “lulus”, mereka langsung pada balikin jaket kinclong mereka! Ckckckck. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...