HomeCelotehKami Tunggu Botaknya Anies!

Kami Tunggu Botaknya Anies!

Kecil Besar

“Satu juta penumpang TransJakarta per hari ditargetkan November terwujud, nanti kita ketemu lagi semua gundul. Kalau enggak gundul, saya bawa tukang cukur, nanti kita gundul sama-sama di tempat ini.” ~ Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]emacetan Ibukota Jakarta memang udah bikin frustasi banyak orang. Bagi para buruh berdasi, kemacetan menjadi momok bagi mereka saat sedang berangkat kerja di pagi hari. Dan untuk mengurangi tingkat kemacetan, tiap tahun armada Transjakarta terus ditambah, begitu juga perbaikan pelayanannya.

Dalam rangka mengejar target jumlah penumpang Transjakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan gak tanggung-tanggung, ia bernazar akan mencukur habis rambutnya sampai botak. Wuih, beneran nih? Kayak gimana ya tampilannya, kalau Pak Anies botak? Masih kece kayak sekarang gak ya, mmm.

Anies bahkan menantang seluruh karyawan Transjakarta untuk juga ikut berbotak ria seandainya target tersebut tercapai. Lah, memangnya berapa sih targetnya? Ternyata Anies memasang target 1 juta penumpang per hari! Soalnya, sekarang aja udah bisa 522 ribu penumpang per hari.

Artinya targetnya dua kali lipat dung, wuidih berat gak ya itu? Ya kalau di itung-itung secara matematis sih masih mungkin lah ya. Toh jumlah armada Transjakarta sekarang juga udah mencapai 1.300 unit, 13 koridor, 113 rute, dan 5 rute untuk program OK-Otrip. Beda lah ya sama zaman baheula.

By the way, anyway, busway, Pak Anies kalau berangkat ngantor naik kendaraan apa sih? Masih naik kendaraan dinas ya? Ayo, katanya mau ngejar target jumlah penumpang Transjakarta yang sampe 1 juta orang per hari. Sampe dibela-belain bernazar buat botakin rambut kalau terwujud. Jiaaah.

Masa yang ngajakin malah gak ikut naik Transjakarta. Cape deh. Jangan gitu ya Pak. Pamali atuh sama warga Jakarta. Gak apa kok kalau Pak Anies bisa tiap hari ke Balai Kota naik Transjakarta. Dijamin deh, gak ada yang bilang itu pencitraan. Suwer deh, berani sumpah eike cyyiiin.

Tapi kayaknya, nanti masyarakat banyak yang malah salfok deh. Mereka justru gak ngeliat botaknya Anies sebagai nazar dari tercapainya target jumlah penumpang Transjakarta. Malah sebaliknya, masyarakat pasti banyak yang berdoa moga Pak Anies cepet botak biar Jakarta gak macet lagi. Ups, hahaha. (K16)

Baca juga :  Anies dan Koleksi Pion Riyadh
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...