HomeCelotehJurus Parpol Gandakan Dana Kampanye

Jurus Parpol Gandakan Dana Kampanye

Kecil Besar

“Apabila kita bicara soal uang, maka semua orang sama agamanya.” ~Voltaire


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]ana awal kampanye yang dilaporkan beberapa partai politik membangun tanda tanya besar. Ihh, kok dikit banget sih? Emangnya cukup? Partainya kurang dana? Masa iya?

Salah satu partai yang cukup dapat sorotan adalah Partai Berkarya yang hanya melaporkan dana awal kampanye sebesar Rp 100 juta. Ini partai yang isinya orang tajir melintir loh, Keluarga Cendana. Kok uang kampanye partainya sedikit? Apa nggak memancing kenyinyiran netijen? Hehehe

Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan, uang Rp 100 juta itu hanya dana awal. Tapi dipastikan akan terus bertambah.

Wedew, mantap betul. Ngomong-ngomong bagi tipsnya dong, gimana caranya melipat-gandakan dana kampanye? Nggak pake jasa Dimas Kanjeng kan? Hehehehe.

Partai Berkarya bukan merupakan partai yang melaporkan dana kampanye terkecil. Ada juga partai Perindo yang malah hanya melaporkan dana sebesar Rp 1 juta. Wah, itu kan partainya seorang konglomerat Hari Tanoesudibjo.

Kok dana kampanyenya kecil? Tenang, uang mereka punya kemampuan berkembang biak. Hehehe Share on X

Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan kalau jumlah dana yang disebutkan tersebut hanyalah syarat pembukaan rekening saja.

Sebenarnya dari KPU juga nggak terlalu mempermasalahkan jumlah dana awal kampanye. Bahkan ada loh yang cuma melapor sebesar Rp 50 ribu. Jangan sedih…

Sejauh ini, Partai PDIP menjadi partai dengan dana awal kampanye paling besar, yakni berjumlah Rp 105 miliar. Wow, wow, wow, fantastis ya. Kira-kira bakal beranak-pinak lagi nggak tuh? Ehhh, emangnya kucing, tong? Hehehe.

Hmm, namanya juga dana awal ya. Nah, nanti di pertengahan masa kampanye awal Januari ada lagi kewajiban yang harus dipenuhi oleh peserta pemilu, yakni laporan penerimaan dana kampanye. Jadi memang bertahap gitu gaes.

Untuk dana kampanye, para partai politik ini boleh menerima sumbangan baik secara individu maupun dari perusahaan. Dana tersebut biasanya masuk di masa-masa kampanye. Begitu…

Tiap partai politik juga harus berkomitmen melaporkan dana kampanye secara jujur. Apalagi batasan sumbangan kampanye diperbesar. Jadi, jangan sampai dikurang-kurangin, ya, karena hukum karma berlaku. CaileeehhhHehe.. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...