HomeCelotehJokowi Tak Peduli HAM?

Jokowi Tak Peduli HAM?

“Andai saja aku masih punya kesempatan kedua.” – Tangga, Kesempatan Kedua


PinterPolitik.com

Kalau kamu dapet nilai merah di pelajaran Matematika terus kamu dikasih kesempatan untuk remedial sama guru, otomatis supaya kamu nggak gagal lagi, kamu pasti akan semakin berjuang dan lebih memprioritaskan waktu untuk belajar Matematika lah ya.

Bukankah itu juga yang seharusnya dilakukan Jokowi ya dalam menangani masalah HAM di Indonesia?

Selama pemerintahan Jokowi empat tahun lalu, mantan Wali Kota Solo itu pernah loh dikasih rapor merah dari Komnas HAM.

Banyak kasus-kasus yang telah diberikan Komnas HAM ke pemerintahan Jokowi, misalnya seperti kasus penghilangan paksa aktivis tahun 1997-1998, peristiwa Trisakti, Semanggi I dan II tahun 1998, dan peristiwa kerusuhan Mei 1998.

“Saya terima kasih pak, luar biasa. Kita bangga Indonesia punya MRT yang bisa bantu.” – Prabowo Subiantohttps://pinterpolitik.com/dulu-cela-prabowo-endorse-mrt/

Posted by Pinter Politik on Monday, July 15, 2019

Saat itu Komnas HAM memberikan nilai 0 kepada Jokowi karena katanya kasus terkait itu mandek di tingat Kejaksaan Agung, makanya nggak bisa diselidiki ulang.

Lalu juga katanya Komnas HAM ngasih nilai 40 untuk isu penyelesaian konflik agraria tahun 2014-2018 lalu. Menjelang Pemilu pun banyak terjadi kasus-kasus pelanggaran berekspresi loh. Dan kalau ingat ada juga kasus terbaru pelanggaran HAM di kerusuhan 22 Mei 2019 yang masih belum jelas ujungnya.

- Advertisement -

Nah, sekarang Jokowi dikasih kesempatan kedua sama masyarakat untuk bisa remedial. Tapi, sedihnya Jokowi kok nggak menjadikan kasus HAM sebagai salah satu prioritasnya ya di periode yang akan datang dalam Visi Indonesia yang dipaparkan dalam pidato politik pertamanya ya?

Gak semua orang loh bisa seberuntung Jokowi dan mendapat kesempatan kedua. Gue aja belum tentu mau balikan lagi sama mantan, setelah tahu kalau doi pernah khianati eug. Yaduuh. Kok jadi curhat ya.

Baca juga :  Kok Jokowi Gak Hadir?

Bahkan gengs, ada juga kisah yang lebih ngenes, yaitu kisahnya Pak Prabowo Subianto nih. Tuduhan terhadap dirinya terkait kasus HAM di masa lalu, justru bikin dia belum pernah dapet kesempatan jadi Presiden sama sekali.

Kadang nggak adil juga ya kehidupan ini. Saat ada orang yang nggak pernah dapet kesempatan, di sisi lain ada juga orang yang dapet banyak kesempatan tapi malah disia-siakan.

Hmm. Mungkin Jokowi udah terlalu hopeless sama kasus HAM kali ya. Soalnya di sekitar dia juga banyak orang yang terlibat. Contohnya, Wiranto dan Hendropriyono juga dituduh kena pelanggaran HAM di masa lalu. Upps.

Kalau janji yang diprioritaskan aja kadang-kadang suka nggak ditepati, apalagi janji yang nggak diprioritaskan ya? Upss. Kita rasakan sendiri aja deh kondisi HAM di Indonesia lima tahun ke depan. (R50)

- Advertisement -

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Ibu Kota Baru “Sarang” Pengembang?

“Mohon maaf saya baca naskahnya itu naskah ya power point dan gambar gambarnya itu banyak yang unik-unik lah. Masa disebut membangun hunian yang layak,...

Ahok Cawapres Anies di 2024?

“Menjadi seorang pejabat itu adalah pekerjaan yang mulia karena dengan jadi pejabat ada banyak orang yang bisa kita tolong.” – Basuki Tjahaja Purnama alias...

Rombak Direksi, Rini Membangkang Jokowi?

“Aku memberontak, maka itu aku ada.” – Albert Camus PinterPolitik.com Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan kukuh mau merombak 4 direksi bank BUMN dan 1 anak perusahaan...