HomeCelotehJokowi ‘Susahkan’ Surya Paloh

Jokowi ‘Susahkan’ Surya Paloh

Kecil Besar

“Tamu harus dilayani bukan dibuat susah.”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]residen Joko Widodo sedang rajin bertemu petinggi partai politik di Istana Negara. Tak lain dan tak bukan pasti membicarakan persiapan pertarungan politik di Pemilu 2019.

Atau bisa juga membicarakan kemungkinan adanya perjodohan para tokoh politik untuk mengisi kursi Calon Wakil Presiden pendamping Jokowi di Pilpres 2019.

Tapi pertemuan maraton antara Jokowi dengan para petinggi partai politik ini selalu dilakukan di Istana Negara. Tak apalah, tiga petinggi partai politik sudah menghadap ke Istana, kini saatnya Partai NasDem yang dapat giliran bertemu dengan Jokowi.

Namun, kenapa Jokowi tak mau berjumpa dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh di Istana Negara? Weeleeeeeh weleeeeh, mau ketemu dimana dong? Hadeuuuhh.

Berhubung Jokowi akan melakukan blusukan ke lokasi pembangunan MRT, akhirnya mau tak mau Surya Paloh ikut ‘nebeng’ ke sana.

Ternyata eh ternyata, tak hanya Surya Paloh yang hadir menemani Jokowi di lokasi pembangunan MRT. Hadir juga Menteri Perhubungan, Gubernur DKI Jakarta, dan beberapa pejabat lainnya.

Eeeetttt, kalau mereka sih wajar datang ke pembangunan MRT memang punya korelasi dengan jabatannya.

Lah Surya Paloh sebagai apa? Kapasitasnya apa ya? Nyasar kali ya? Weleeeeh weleeeh. Yang jelas sih pasti krik, krik gitu deh, uhuuuuyyy.

Mengapa saat bertemu Surya Paloh, Jokowi malah menyusahkan dan bertemu di lokasi pembangunan MRT?

Mana bisa coba kalau mau berdikusi tentang agenda politik di tempat begitu, tak tek tok tak tek tok, suaranya bising, namanya juga pembangunan pasti tidak kondusif.

Ahhh syudaaaahlah. Ini bukan yang kali pertama loh, Jokowi sebelumnya juga pernah mengajak Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB untuk menghadiri peresmian kereta api. Hubungannya apa coba? Cuma nyusahin aja ya?

Ngapain Ketua Umum Partai ikut peresmian, mendingan ajak yang berkaitan aja sih, nanti numpang tenar doang, weleeeeh weleeeh.

Kemiripan pertemuan Jokowi kepada Cak Imin dan Surya Paloh ini mengartikan apa ya? Ettttt, apalagi dua – duanya masuk radar Cawapresnya Jokowi.

Hmmm, mungkin Jokowi mau ngasih tau tentang susahnya jadi pemimpin. Makanya kalau niat, buatlah konsep yang benar, jangan cuma spanduknya aja yang besar.

Ahhh syudahlah, jadi Cawapres ga sebercanda itu kali, weleeeh weleeh. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...