HomeCelotehJokowi, Contoh Fans Panutan

Jokowi, Contoh Fans Panutan

“Fans yang baik, tahu kapan harus menikmati karya idola seperlunya, tanpa menghina karya” – Anonym


PinterPolitik.com

[dropcap]F[/dropcap]ans bagaikan sepasang sayap yang dapat membuat idolanya terbang lebih jauh, lebih lama, dan lebih tinggi lagi. Weleeh weleeeeh hiperbola sekali hehehe.

Karena fans itu ada banyak jenisnya, kita perlu belajar dulu kalau mau jadi fans atau penggemar. Hadeeuuhh ngapain harus belajar dulu. Yang alami alami aja lah.

Oh tidak bisa. Harus jadi fans yang memahami arti fans yang sesungguhnya dong. Ahahahay.

Nah kalau begitu, mau jadi fans K-Pop, Band, tokoh atau apapun, ada panutan nih yang cocok biar kita kalau mau jadi fans itu lebih keren dan elegan.

Lalu, siapa yang layak jadi panutan untuk jadi fans yang baik?

Ia adalah Presiden Jokowi.

Lah Jokowi kan biasanya jadi idolanya? Masa jadi panutan, kalau malah jadi fans orang lain? Hmm, justru itu makanya baca tuntas dulu hehehe.

- Advertisement -

Banyak pihak yang meragukan Jokowi. Tapi ragunya itu karena idola Jokowi adalah grup band Metallica. Tak menyangka kan? Weleeeh weleeeh.

Semasa jadi Gubernur Jakarta, Jokowi menjadi fans Metallica yang paling beruntung karena diberi gitar bass oleh Roberto Trujilo.

Tapi, karena Jokowi dinobatkan sebagai panutan para fans yang baik, ia akhirnya merelakan gitar bass itu dipajang di KPK. Hmm, padahal sih khawatir disangka gratifikasi hehehe

Sayang bangeeettt. Kan asik juga punya koleksi gitar pemberian dari idola. Huhuhu puk, puk sabar ya Pak.

Sebagai panutan fans, Jokowi lagi-lagi diuji. Kali ini Jokowi diberikan piringan hitam album Metallica oleh PM Denmark.

Baca juga :  Mahfud MD Permainkan Bjorka?

Ambil ga ya? gumam Jokowi dalam hati hehehe.

Tapi ada dua alasan. Pertama, KPK sudah lirik-lirikan dan kedua ingin jadi contoh buat fans yang lain supaya tak tergila-gila berlebihan kepada idola.

Ah sudahlah laporin ke KPK aja hehehe.

- Advertisement -

Jadi maaf ya Pak Lars Lokke piringan hitamnya ga bisa diambil Jokowi. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Rocky Sebenarnya Fans Luhut?

Momen langka terjadi! Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya bertemu langsung dengan pengkritik terpedasnya, yakni Rocky Gerung.

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Puan Capres Kok Moody-an?

“Mbak Puan kaget, 'Lho, kok kamu yang memegang kaos?', Mbak Puan itu bertanya bukan marah.” – Said Abdullah, Ketua DPP PDIP PinterPolitik.com  Video yang memperlihatkan Ketua DPP PDIP Puan...

Prabowo Guru BP Andika-Dudung?

“Ini semua menjadi rahasia umum Pak, rahasia umum. Jenderal Andika, di mana ada Jenderal Andika tidak ada KSAD” – Effendi Simbolon, anggota Komisi I...

Kasus Lesti-Billar, Begini Tanggapan Lesti

Lesti Kejora laporkan suaminya, Rizky Billar, atas kasus KDRT setelah diduga ketahuan selingkuh. Mengapa fenomena ini begitu marak?

Menanti Dansa Puan-Ganjar

Ganjar Pranowo sebut Megawati beri arahan agar kepala daerah tidak dansa politik. Padahal, Puan dan Ganjar perlu berdansa politik untuk PDIP.

G30S, Kok Gatot Diam Saja?

Peristiwa 30 September telah terjadi pada 57 tahun lalu, yakni 1965. Gatot Nurmantyo biasanya muncul ke publik peringatkan bahaya PKI.

Nadiem and the Shadow Organization

Penjelasan Mendikbudristek Nadiem Makarim soal shadow organization tuai polemik. Ada apa di balik organisasi bayangan Kemdikbudristek ini?

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...