HomeCelotehJK Maju Pilpres Lagi?

JK Maju Pilpres Lagi?

“Putusan MK hari ini semakin menguatkan dan meyakinkan kami untuk mengusung Pak JK jadi calon Presiden didampingi AHY sebagai wakilnya di Pemilu 2019,” ~ Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.


PinterPolitik.com

[dropcap]E[/dropcap]ntah apa perasaan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) usai mendengar kabar bahwa Putusan MK menolak permohonan uji ketentuan Pasal 169 huruf n dan Pasal 227 huruf i UU Pemilu tentang masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden. Dengan putusan tersebut, JK tidak dapat maju lagi sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2019 mendatang.

Lah emangnya Pak JK masih berhasrat ya jadi cawapres lagi? Rasanya dia selalu bilang udah terlalu uzur untuk itu deh. Mungkin ini semua gegara kemenangan Mahathir Mohamad pada Pemilu di Malaysia beberapa waktu lalu. Kalau Mahathir yang usia 92 tahun aja bisa, JK yang baru 76 pasti juga bisa? Mmm.

Ada sih yang nganggap Pak JK dan partai-partai pendukungnya masih ngincer posisi cawapresnya Jokowi. Lagian kan katanya penggugat UU Pemilu itu emang penggemarnya Pak JK. Bisa jadipernyataan dia yang selama ini bilang mau nimang cucu dan cicit itu gak sepenuhnya bener. Wah, bisa auto dosa tuh!

Meski Putusan MK ini menyatakan JK gak bisa maju lagi sebagai cawapres, bukan berarti peluang dia untuk maju di Pilpres menjadi kandas loh. Ya kan Undang-undangnya masih bisa diakalin. Gimana caranya?  Ya tinggal maju sebagai calon presiden. Mmm, emangnya ada Partai yang mau mengusung ya?

Eits, jangan salah, ada loh. Malah partai ini keliatan paling getol untuk mengusung JK maju sebagai capres. Partai yang dimaksud adalah Demokrat. Partai dibawah nahkoda Presiden RI keenam ini belakangan terlihat ingin menduetkan JK dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Makin kece badai tuh.

Tapi masih ada PR lah ya kalau Demokrat mau mengusung capres. Toh mereka tetep membutuhkan partai lain sesuai ketentuan presidential threshold. Kalau dua nama ini rekomendasinya dari Demokrat sendiri, terus kira-kira ada gak ya partai lain yang juga mau ikut mengusung pasangan ini? Ya kali ada makan siang yang gratis dalam dunia politik, hahaha. (K16)

Baca juga :  Siapa Paling Kaya?
spot_img

#Trending Article

Ma’ruf Amin Apes di Pilkada 2020

"Kami menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Tangsel karena belum dapat memenangkan harapan perubahan. Hasil penghitungan suara kami tidak banyak dibandingkan paslon lain". - Siti...

Anies Taklukkan Indonesia Timur?

“Alhamdulillah, tujuh kabupaten (di Maluku) yang sudah terbentuk kepengurusan siap mendeklarasi Anies Presiden” – Sulaiman Wasahua, Ketua Relawan Sobat Anies Maluku PinterPolitik.com Manuver politik Gubernur DKI Jakarta...

Drama Maming Resahkan PDIP-PBNU?

“Kalau saya, koruptor jangan dicekal ke luar negeri tapi dicekik. Harusnya dicekal untuk balik ke Indonesia, biar korupsi di luar negeri,” Cak Lontong, Komedian Indonesia PinterPolitik.com Masyarakat...

Anies-AHY Kawin Paksa?

“Tentu proses membangun chemistry antara satu dan yang lain penting, bukan kawin paksa,” - Willy Aditya, Ketua DPP Partai NasDem PinterPolitik.com Siapa yang tidak kenal dengan Siti...

Misteri Teror Kominfo

“Teror bagaimana? Saya baru tahu teror, Kominfo diteror kali,” – Johnny G. Plate, Menkominfo PinterPolitik.com #BlokirKominfo menjadi trending di Twitter, banyak warganet yang melontarkan kritik terhadap kontroversi kebijakan Penyelenggara Sistem...

Ahok Disenggol Kasus Brigadir J?

“Pertanyaan saya, kapan mereka pacaran, sehingga ketika Ahok di balik jeruji dan di balik tembok mengikat perjanjian kawin dengan ajudan ibu,” – Kamarudin Simanjuntak, Pengacara...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Janji Surga ala Ma’ruf Amin?

“Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang memeluk Islam terbanyak di dunia. Siapa yang berkata la ilaha illallah dakholal jannah masuk surga. Berarti penduduk surga itu kebanyakan...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...