HomeCelotehJakarta Butuh Pasukan dari Langit

Jakarta Butuh Pasukan dari Langit

Karena peliknya persoalan ibukota, pasangan pemimpin baru ibukota merasa perlu menyewa The Avengers dan Justice League!


PinterPolitik.com

[dropcap size=big]N[/dropcap]asi goreng sarapan pagi hari ini belum lagi habis. Tapi Abdul sudah kehilangan selera makan. Gara-garanya berita di halaman depan koran Lampu Lalu Lintas – bukan ‘hijau’ loh ya – yang sedang ia baca ada gambar Wakil Gubernur Jakarta dengan tokoh superhero Superman di sampingnya.

“Jakarta Butuh Pasukan Dari Langit!” Gile, serem amat judulnya! Emang ada alien yang mau nyerbu ke sini kayak di pilemnya Tony Stark?

Beritanya memang tentang pernyataan wakil gubernur baru Jakarta yang mengatakan bahwa Jakarta butuh pasukan dari langit.

“Tentara langit itu bantuan dari Allah SWT. Dalam membangun kota Jakarta, kita tidak hanya bisa mengandalkan manusia, kita perlu doa”, begitu katanya. Oh, ternyata itu maksudnya. Gua kira mau ngundang Guardian of The Galaxy!

Tapi, kalau dipikir-pikir, kata-kata ‘pasukan dari langit’ itu bukan sekedar ucapan kosong loh. Selama Pilkada Jakarta berlangsung, dukungan terhadap pasangan pemimpin baru ini memang sangat dipengaruhi oleh pasukan dari langit. Pasukan putih-putih itu memang pasukan dari langit yang memperjuangkan tegaknya agama yang dinodai oleh pasangan lawan.

Hmm, jangan-jangan maksud ‘butuh pasukan dari langit’ kali ini juga berarti mengharapkan hal yang sama seperti dulu?

Hanya mereka berdua yang tahu. Yang jelas, kalau mau menyewa The Avengers agak susah, soalnya mereka pasti sibuk karena film terbaru Thor sedang diputar di bioskop dan bintang-bintangnya pasti sibuk promosi filmnya! Eh?

- Advertisement -

Kalau yang dimaksud pasukan dari langit itu yang alumni perguruan putih 212, bisa jadi. Apalagi, selama ini hubungan di antara mereka baik-baik saja. Pasukan putih-putih dari langit ini juga selalu jadi kelompok penekan yang efektif – walaupun panglimanya sedang kabur dan entah kapan kembali!

Baca juga :  Paradoks PDIP Bendung Ganjar?

Tapi untuk apa ya mereka butuh pasukan dari langit?

Lha, jangan dikira Jakarta sepi masalah. Reklamasi belum kelar-kelar urusannya. Alex** belum juga ditutup-tutup. Belum lagi seabrek persoalan ibukota dan bisnis yang mengganjal. Kan semuanya butuh pasukan dari langit.

Hmm, kali ini mampu menang nggak ya?

“Woi, Dul! Giliran makan, malah bengong! Buruan mandi, badan lu bau cireng Bandung! Cie, yang dapat dukungan partai beringin di provinsi tetangga!”

Di tempat lain, kasak kusuk OTT komisi anti rasuah berbuah kepala daerah tercyduk. Padahal sehari sebelumnya Pakde sudah memperingatkan: “Kepala Daerah! Hati-hati loh OTT!”

Pakde, sepertinya suaranya kurang keras! Atau jangan-jangan yang di bawah pada nggak patuh! Patuhnya sama yang lain!

Ah, republik! Akhir pekan, mending ke bioskop nonton pasukan dari langit yang sesungguhnya!

- Advertisement -

(S13)

spot_img
Previous articleAhok: The Return
Next articleTito Ikut Jejak Gatot?

#Trending Article

Sambo Tidak Selincah Ninja Hatori?

“Kalau naik gunung itu, pijakan kakinya harus kuat. Jangan mengandalkan tarikan orang di atas. Kekuatan diri sendiri yang membawa kita ke atas.” – Brigjen...

Tiket Pesawat Naik, Tiket PDIP Naik?

“Kasus mahalnya tiket pesawat ini lebih ke soal politis, mau siapapun menteri atau presidennya enggak akan mampu memaksa perusahaan menjual rugi tiket pesawatnya. Kecuali...

Melacak Arah Petir Brigadir J?

“CCTV harus diuji. Kenapa harus diuji? Pertama CCTV sudah disambar petir. Maka kalau tiba-tiba CCTV ketemu kembali, harus dibikin acara dengan petir, kapan petir...

Mahfud Sang Menteri Komentator?

“Tersangka belum diumumkan dia udah ngumumkan dulu. Apakah yang begitu itu jadi tugas Menko Polhukam. Koordinator, lo, bukan komentator.” – Bambang “Pacul” Wuryanto, Ketua Komisi...

Misteri Keresahan Gandum Limpo

“Kita impor terus nih. Kalau saya sih nggak setuju jelas. Kita, apapun kita makan singkong saja, sorgum saja, dan makan saja sagu” – Syahrul Yasin...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Jokowi Kameo Pilpres 2024?

“Yang paling sering kalau ke kondangan. Bahkan saat nyumbang ke Surabaya, ada yang bilang kalau ada tamu Pak Presiden lagi blusukan. Bahkan ada yang rebutan...

Puan Tidak Cocok Jadi Capres?

Nama Puan Maharani makin ramai dibicarakan menjelang kontestasi Pilpres 2024. Namun, apakah benar Puan punya rekam jejak cukup jadi capres?

More Stories

Punya Kominfo, Nasdem 3 Besar di 2024?

Pertarungan antara PDIP dan Nasdem diprediksi akan makin menajam jelang Pilpres 2024. Selain benturan kepentingan terkait tokoh yang kemungkinan besar akan didorong sebagai kandidat...

Luhut dan Ekonomi Orang Kaya

Persoalan ekonomi kini menjadi pekerjaan rumah yang tengah dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, di tengah ancaman krisis yang mengancam, Menko Marves Luhut...

Anies dan Pemimpin Yang Diciptakan

Jelang Pilpres 2024, banyak pihak yang mulai berlomba-lomba mendorong tokoh-tokoh yang dianggap populer dan mampu menarik hati masyarakat. Sayangnya, Indonesia masih terjebak pada kondisi...