HomeCelotehGatot Capres atau Peternak Ayam?

Gatot Capres atau Peternak Ayam?

Kecil Besar

“Baru kusadari cintaku bertepuk sebelah tangan, kau buat remuk sluruh hatiku.” – Dewa, ‘Pupus’


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]eluang mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo untuk turut maju bertarung dalam gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 semakin kecil. Kok bisa?

Hmm, padahal saat menjabat sebagai Panglima TNI, Gatot Nurmantyo berhasil mengeluarkan kharismanya. Berjuta pasang mata dibuat terpukau dengan gestur dan bobot orasinya.

Seakan sadar dengan posisinya pada waktu itu, Gatot berulang kali menyampaikan orasi politik yang berhasil membangun persepsi masyarakat umum dan elite parpol untuk mengusungnya di Pilpres 2019.

Seiring berjalannya waktu, segala kemungkinan itu seolah hilang. Bagaikan buih ombak di pinggir pantai yang dalam hitungan detik hilang meninggalkan pasir yang menyusut karena buih sudah berubah menjadi air dan terhempas kembali kelautan. Ckckck, puitis banget gengs hehe.

Ternyata ini tak lepas dari peta politik pasca gelaran Pilkada serentak 2018 gengs.

Menurut Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC), Zaenal A. Budiyono pasangan calon yang diusung partai-partai di luar koalisi pemerintah, tak sedikit yang menuai hasil positif. Bahkan beberapa di antaranya secara luar biasa di luar ekspektasi sebelumnya.

Seperti di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) misalnya. Paslon Gubernur-Wakil Gubernur yang diusung Partai Gerindra dan PKS mendapat respon cukup mengejutkan meski hal itu tak cukup untuk memberikan kemenangan.

Jabar dan Jateng memiliki jumlah populasi yang cukup besar. Artinya, tingginya suara yang diraih paslon yang didukung Partai Gerindra menjadi bonus elektoral bagi Prabowo Subianto.

Artinya mengharapkan ruang dukungan di tubuh Gerindra maupun PKS untuk Gatot, dapat dikatakan sebagai misi yang mustahil.

Tentu Gerindra akan semakin yakin untuk kembali mengusung Prabowo. Sementara PKS juga akan lebih memilih menyodorkan kader-kader dari internal partai sendiri.

Selain itu, partai lain seperti PAN yang sejak awal kabarnya menyiapkan tiket capres untuk Gatot justru membuka opsi bagi kembalinya Amien Rais ke medan pertempuran.

Deklarasi Koalisi Umat baru-baru ini mendaulat Amien Rais untuk bertarung di Pilpres 2019. Hal ini menunjukkan terjadinya pergeseran dukungan PAN.

Apakah Gatot masih berpotensi untuk mendapatkan dukungan dari partai politik? Kalau sampai tak mendapat dukungan, makin sukses deh peternakan ayamnya hehehe.

Hmmm, tapi mungkin saja sih gengs, kabarnya Gatot diajak bergabung tuh sama Partai Berkarya. Bagaimana menurut kalian? Siapa yang tahu juga, namanya juga politik itu cair hehehe.

Jadi kalian masih mau dipimpin sama Jokowi atau beralih nih ke Gatot, Prabowo, atau mungkin Amien Rais aja nih? Hehehe nyimak aja dulu ya gengs.

Serunya politik Indonesia serasa sedang menonton film perang yang penuh dengan strategi. Seperti yang dikatakan Mao Zedong tentang politik: ”Politik adalah perang tanpa pertumpahan darah, sedangkan perang adalah politik dengan pertumpahan darah.” (G11)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...