HomeCelotehFPI Sewot Junjungan Dilecehkan

FPI Sewot Junjungan Dilecehkan

Kecil Besar

“Kami jelas tersinggung, itu menyinggung ulama kami, menyinggung guru kami dan menuntut majalah Tempo untuk minta maaf secara tertulis.” ~ Panglima FPI, Maman Suryadi.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]iapa sih yang gak kenal sama Ormas Front Pembela Islam (FPI)? Ormas yang satu ini memang terkenal paling hobi ngeriweuhin urusan orang lain. Kali ini nasib sial harus dialami Majalah Tempo, karena hari ini Jumat (16/3) kantor mereka di Palmerah Barat bekal digeruduk 200 anggota FPI.

Ternyata anggota Ormas ini gak suka saat Majalah Tempo mempublikasikan karikatur yang diduga melecehkan pemimpin mereka, Habib Rizieq Shihab, pada terbitan 26 Februari 2018. Padahal ya kalau diperhatiin, gak ada tuh yang nyebutin nama Rizieq, itu cuma gambar orang bersorban yang memunggungi pembaca. Apa yang salah sih dari karikatur ini? FPI lebay ah.

Ya namanya juga Ormas sumbu pendek, pasti bawaannya serba sensi. Ada yang senggol dikit, gue bacok. Galak banget ya, hahaha. Nah, sekarang FPI kayaknya lagi “kebakaran jenggot” gitu, jadi bawaannya serba mau nabok orang aja kalau ada yang ngeledek junjungannya. Sensi amat Mas Bro.

Padahal ketimbang mirip dengan Rizieq, latar cerita karikatur di Majalah Tempo itu justru lebih mirip si Rangga dari film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC). Tuh liat aja, di karikaturnya ada dua orang lagi ngobrol ringan. Si cowo bersorban mengatakan, ‘Maaf… Saya tidak jadi PULANG’, kemudian si wanita membalasnya dengan kata-kata, ‘Yang kamu lakukan itu JAHAT’. Cie yang lagi LDR, co cwiiit banget sih.

Dari 262 juta penduduk Indonesia, ngapain juga sih FPI ini mesti kepedean kalau orang bersorban di karikatur itu adalah si Rizieq. Kan bisa aja itu Haji Roma, atau mungkin Ustad Somad, atau bahkan itu beneran si Rangga AADC, siapa yang tau kan? Hellooow yang bilang itu Rizieq siapa kelez! Jangan ge’er deh.

Baca juga :  Menyikap Tubir Milbus

Redaksi Majalah Tempo emang paling suka bermain-main dengan api. Ya selama gak kebakar sih gak apa ya. Tapi males juga sih urusan sama Ormas yang satu ini. Ya, ambil hikmahnya aja deh, dengan ada rame-rame begini, minimal kan Majalah Tempo jadi makin populer lagi. Makin laku deh majalahnya nanti buaaahahahahaha.

Lah, ini FPI secara gak langsung kayak dikadalin mempromosikan Majalah Tempo dengan sukarela dung ya. Pancingan karikaturnya kena tuh, hahaha. Woles aja guys, kalau gak suka, gak usah bikin aksi-aksi segala, ya meski aksi damai, tetep kurang elegan lah. Kalau karikaturnya pake wajah Rizieq, baru deh boleh sono koar-koar boikot Majalah Tempo. Jangan gampang sewot ah, kayak beneran sumbu pendek aja! (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...