HomeCelotehe-KTP Palsu Tidak Ganggu Pilkada Serentak

e-KTP Palsu Tidak Ganggu Pilkada Serentak

Kecil Besar

Beberapa hari menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikejutkan dengan laporan penemuan e-KTP palsu. Kabar yang sempat diduga berita bohong (hoax) ini, ternyata dapat dibuktikan saat Komisi II DPR RI melakukan inspeksi mendadak ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta.


pinterpolitik.com

DKI JAKARTA – Dalam inspeksi yang digelar Kamis (9/2) tersebut, ditemukan bukti fisik berupa 38 e-KTP dan 32 NPWP. Beberapa hari sebelumnya, mantan Staf Khusus Presiden Andi Arief juga mengungkapkan adanya temuan e-KTP palsu yang dikirim dari Kamboja ke Indonesia melalui jasa kurir.

Menurut anggota Komisi II DPR Ahmad Baidowi, sebelumnya juga dikabarkan ada pengiriman e-KTP palsu dari Prancis dan Tiongkok. “Kita harus segera menyikapi persoalan ini untuk kepentingan NKRI, karena mengenai kependudukan sudah diatur dalam UU 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan,” kata Politikus PPP itu.

“Kasus ini semakin menggugah kita semua untuk terus waspada terhadap modus penyalahgunaan e-KTP.  Sekaligus mengingatkan temuan di beberapa tempat banyaknya pemalsuan e-KTP khususnya bagi WNA,” kata Baidowi yang merujuk ditemukannya 480.000 penduduk dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda.

Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, modus pemalsuan KTP biasa terulang menjelang pemilihan umum, namun umumnya bila ada pasangan calon (paslon) kepala daerah independen. Ia menegaskan kalau yang ditemukan adalah e-KTP palsu, bukan adanya data ganda e-KTP.

Ketua KPU Juri Ardiantoro memastikan masalah e-KTP palsu ini tidak akan berdampak besar, terutama saat proses Pilkada di Jakarta, karena KPU bisa mendeteksi mana KTP yang asli dan yang palsu. “Itukan mudah, nomornya ada, nomor kependudukannya ada, tinggal dicek di database kependudukan,” katanya.

Di sisi lain, Tjahjo mengakui masih ada penduduk Indonesia yang memiliki e-KTP lebih dari satu. Berdasarkan survei tahun 2015, ada sekitar 8,1 juta penduduk yang memiliki e-KTP ganda dengan dua bahkan tiga tempat tinggal. Menurutnya, Kemendagri masih melengkapi database semua penduduk Indonesia.

e-KTP merupakan dasar untuk mendapatkan dokumen dan pelayanan bagi masyarakat, adalah tanggung jawab Kementerian Dalam Negeri untuk mengawasinya dengan baik. (Berbagai sumber/R24)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...