HomeCelotehCak Imin 'Membelot'

Cak Imin ‘Membelot’

Kecil Besar

“Hanya ada dua pilihan: menjadi apatis atau mengikuti arus. Tapi, aku memilih untuk jadi manusia merdeka.” ~ Gie


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]ursa calon Presiden dan Wakil Presiden sudah semakin ramai diisi oleh nama – nama yang akan melanjutkan nakhoda kepemimpinan Indonesia lima tahun ke depan.

Sang petahana, Jokowi masih akan maju bertarung untuk memperebutkan kursi Presiden di periode keduanya, namun nama kompetitornya belum banyak bermunculan.

Justru masyarakat lebih menyoroti pada nama yang akan mengisi posisi Calon Wakil Presiden pendamping Jokowi. Karena sayang sekali kalau kursi Wakil Presidennya belum diduduki oleh siapapun. Tapi spekulasi sudah semakin berkembang.

Nama Cawapres Jokowi telah banyak diungkap di berbagai lembaga survei, diantaranya muncul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gatot Nurmantyo, Muhaimin Iskandar a.k.a Cak Imin, Tuan Guru Bajang (TGB), Romahurmuziy (Romi) dan beragam nama lainnya.

Namun ada nama yang menarik, yaitu Cak Imin yang masuk ke dalam perhitungan. Kayaknya peluang Cak Imin cukup besar, karena kerap diminta menemani Jokowi dalam berbagai kesempatan. Lumayan belajar nemenin dulu ya, biar adaptasi weleeeh weleeeh.

Selain itu, Cak Imin memiliki modal berlatarbelakang santri dan jabatannya sebagai Ketua Umum PKB.

Tapi ternyata Cak Imin belum terlalu serius mau jadi Cawapresnya Jokowi. Lah kok gitu? Bukannya peluang Jokowi menang itu besar?

Hmmmm, lagian gimana ga dikata serius coba, Cak Imin aja yang masih curi – curi mata dan bertemu dengan Prabowo Subianto. Jadi mau yang mana nih? Jokowi atau Prabowo? Mbalelo banget dah.

Apa mau dua – duanya? Ya jelas ga bisa lah. Kalau pilih satu ya satu aja, jangan nanti ujung – ujungnya membelot,  ahhhhh syudahlah.

Hmmm, ternyata Cak Imin itu membelot, ke sana kemari mencari siapa yang akan menjadi pasangannya di Pilpres 2019.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Huffft, apakah semua politikus mbalelo kayak gini ya? Segini doang gitu mempertahankan prinsipnya? Weeetttt, nanti dulu kata siapa Cak Imin membelot? Engga kali ah. Cak Imin sih ga membelot.

Karena Cak Imin belum berkomitmen mau jadi Cawapres kepada siapapun, jadi jalannya masih bebas dong. Jokowi bisa, Prabowo juga bisa, yang mana ajalah weleeeeh weleeeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...