HomeCelotehBoediono ‘Si Pengguncang’ Dunia

Boediono ‘Si Pengguncang’ Dunia

“Beri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” ~ Soekarno


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]ungguh menggelegar apa yang digagas Soekarno untuk bersama-sama menjadi katalisator perubahan.

Setidaknya, adagium inilah yang ternyata menjadi spirit bagi generasi muda untuk berbenah diri dan memantaskan dirinya menjadi bagian dari perubahan.

Weeeeiiittsss, kalau kalimat retoris Soekarno itu butuh 10 pemuda untuk mengguncangkan dunia, rasanya di era perkembangan zaman yang semakin pesat ini jumlah itu bisa dikurangi deh. Apalagi kalau ngumpulin 1.000 orangtua, kayaknya bisa lebih dikurangi juga.

Karena zaman yang semakin maju, rasanya cukup satu orang saja yang bisa mengguncangkan dunia. Waduh, seriusan satu orang? Mana bisa coba, hadeuuhh. Gimana caranya? Becanda kali ah, weleeeeh weleeeh.

Lah ini serius, masa dikata becanda sih. Kalau eranya Soekarno punya spirit dan menganalogikan 10 pemuda bisa mengguncangkan dunia, kini cukup satu aja udah guncang tuh dunia, weleeeh weleeeeh.

Cuma syaratnya apaan nih, tentu akan semakin berat apa yang diperjuangkannya dan siapa sih orangnya? Hadeuuuhhh. Indonesia masih punya potensi untuk mengguncangkan dunia hanya dengan satu orang saja. Siapa tuh? Jokowi? Bukan! Jusuf Kalla? Bukan juga!

Lah lalu siapa yang bisa mengguncangkan dunia seorang diri? Hmmm, mari coba renungkan ya.

- Advertisement -

Satu orang itu harus memenuhi kriteria dulu, misalkan pernah jadi pejabat seperti Wakil Presiden dan Gubernur BI. Uppsss, jangan lupa kinerjanya itu harus diiringi kinerja, gapapalah kalau gayanya bekerja dalam diam. Dan kuncinya, orang ini harus terbukti punya andil besar dalam fenomena yang besar.

Hmmm, potensi itu hanya dimiliki oleh Boediono. Lah tapi ga muda lagi kan? Ya gapapa, biar jumlah 10 pemuda dan 1.000 orangtua ini bisa diwakilkan oleh Boediono seorang saja.

Baca juga :  Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

Akhirnya, terpilihlah Boediono, maka dengan sangat mudah langkah Boediono bisa lancar jadi seorang yang mengguncang dunia, weleeeh weeleeeeh.

Tapi kan Boediono belum terbukti punya andil dalam fenomena yang besar? Ya sebentar lagi juga keliatan, apalagi nanti Boediono jadi tersangka kasus Bank Century, kurang apalagi coba?

Pasti akan ada guncangan yang terasa di dunia. Kapan lagi kan kebijakan fiskal dan moneter bisa diadili dan melibatkan mantan Wakil Presiden, weleeeh weleeh. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Anies-AHY, Reuni Kuasa SBY-JK?

“Padahal saat itu SBY dan JK adalah menteri Megawati. Toh pertarungan keras antarkan SBY-JK sukses kalahkan Megawati yang adalah Presiden saat itu,” – Muslim...

Ojol Sejahtera, Janji Tinggal Janji?

“Besar harapan kami, aksi yang kami lakukan dapat diakomodir menjadi diskusi yang baik dan konstruktif, dan dapat menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat Indonesia yang berprofesi...

Ridwan Kamil Penuhi Syarat Kaesang?

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) komentari studi soal bubur diaduk vs tidak diaduk. Bagaimana dengan di Istana menurut Kaesang?

Gibran Kok Berani Lawan Jokowi?

Jokowi teken Inpres yang syaratkan penggunaan mobil listrik sebagai mobil dinas . Namun, Wali Kota Solo Gibran sebut Pemkot Solo belum ke sana.

Megawati Perlu ke Pesulap Merah?

Soal usulan nomor urut partai yang tetap di setiap Pemilu, Megawati dituding konsultasi ke dukun. Lebih baik ke Pesulap Merah saja sekalian?

Kasino, Alternatif Enembe Cuci Uang?

“Bukan itu persoalannya, itu (tambang) juga tidak pernah ada. Jadi sekarang ini kan Pak Gubernur dituduh hasil korupsinya disetor ke kasino, sekarang tugasnya itu...

Prabowo Siap Di-ospek?

“Pertanyaannya adalah, (kampanye) boleh dilakukan di mana saja? Di mana saja sepanjang ada pemilih, itu boleh kampanye pada prinsipnya, termasuk di dalam kampus, di...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...