HomeCelotehBerkah Lebaran Lieus dan Mustofa

Berkah Lebaran Lieus dan Mustofa

Kecil Besar

“Tidak semua yang ada di dalam penjara itu napi. Dan tidak semua napi berada di dalam penjara.” – Arswendo Atmowiloto


PinterPolitik.com

Dua sosok yang berada di lingkaran Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat penangguhan tahanan pada beberapa waktu lalu. Kedua orang itu adalah Mustofa Nahrawardaya dan Lieus Sungkharisma.

Nah, akhirnya bisa makan opor ayam bareng keluarga. Tapi inget ya, ini penangguhan penahanan, kalau kasus hukumnya mah masih berjalan, upss.

Mereka mendapat jaminan dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Selain mereka berdua, Sufmi juga berupaya agar bisa menjamin sebanyak 58 “perusuh” yang terlibat pada aksi 22 Mei. Meski diragukan bisa menangguhkan sebanyak itu, tapi kalau dapat satu atau dua sudah lumayan lah Pak.

“Ini alasan kemanusiaan, [sebentar] lagi Lebaran”, begitu kata Hendarsam Marantoko, sang pengacara Lieus. Loh, Bapak Lieus kan enggak ngerayain Lebaran, hehe. Iya sih, alasan utamanya adalah kemanusiaan, cakep.

Lieus dan Mustofa mendapat penangguhan penahanan, lalu bagaimana kabar yang lain? Share on X

Seperti diketahui, Lieus ditetapkan tersangka atas kasus dugaan penyebaran berita bohong dan upaya makar. Sedangkan, Mustofa diduga telah menyebarkan hoaks terkait kericuhan pada 21-22 Mei di kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum.

Ada hal menarik terkait penahanan Lieus di Polda Metro Jaya. Doi mengaku semakin sehat sejak ditahan.

“Perut gua sehat kan, makin sehat, turun 8 kg,” begitu katanya dengan raut ceria setelah mendapat penangguhan.

Doi bercerita bahwa sebelum ditahan untuk menurunkan berat badan terasa sangat sulit. Walah, jika demikian, kenapa tidak memilih jalur hidup sehat saja Pak dengan lebih lama lagi di penjara, hehe.

Sementara itu, Mustofa mengatakan kasus ini dapat menjadi pembelajaran baginya untuk mengetahui batasan terkait UU ITE. Meski demikian, dia mengaku tidak kapok untuk tetap bersikap kritis terhadap pemerintah. Oke lah kalau begitu, tapi hati-hati ya Bro, kasus kan masih berjalan, salah sedikit kena pasal berlapis loh.

Baca juga :  MBG dan Runtuhnya 'Republik Tepung'

Eh, sepertinya ada yang kelupaan mendapat penangguhan penahanan tuh. Nama-nama yang terlupakan ini seperti Kivlan Zen, Eggi Sudjana, dan Sunarko.

Eits, jangan salah ya, mereka tidak dilupakan oleh Gerindra seperti asumsi berbagai pihak. Kubu oposisi telah berupaya untuk bisa menangguhkan penahanan ketiganya. Akan tetapi, pihak kepolisian masih mempertimbangkan hal itu.

Yaduh, ada kemungkinan enggak bisa makan ketupat bersama keluarga nih. Jadi enggak tega deh kalau mengingat Bapak Eggi yang sakit-sakitan di penjara. Katanya kan dia sering berhalusinasi karena fobia ruang sempit. Mungkin ditahan di lapangan bola aja kali ya Pak Polisi, hehe. (R47)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Menteri Cantik Jokowi, Siapa Dilirik?

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan kubu politiknya sempat mengungkapkan keinginannya untuk mencari menteri yang berusia muda dan cantik. Keinginan tersebut bisa saja berkaitan dengan...

Amien Ingin Anaknya Jadi Menteri Jokowi?

“Intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret, sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur.” – Amien Rais PinterPolitik.com Pertemuan Prabowo dan Amien Rais...

Capim KPK Seperti ‘Kucing Kurap’?

“Bukan masalah apakah kucing itu hitam atau putih, selama dia bisa menangkap tikus,” –  Deng Xiaoping PinterPolitik.com Kursi panas Pimpinan KPK masih diperebutkan, bahkan kini sudah...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

More Stories

Menggugat Anies Soal Udara Jakarta

“Aku bisa tenggelam di lautan. Aku bisa diracun di udara. Aku bisa terbunuh di trotoar jalan.” - Efek Rumah Kaca, Di Udara PinterPolitik.com Kata Sokrates "ilmu...

Misteri Jokowi dan Maskapai Asing

"Ketika semua terlihat berlawanan denganmu, ingatlah bahwa pesawat terbang selalu terbang melawan angin, bukan mengikuti arus angin." - Henry Ford Pinterpolitik.com Wacana Presiden Joko Widodo mengundang...

Berani Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq?

"Memuliakan manusia, berarti memuliakan penciptanya. Merendahkan dan menistakan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya." Abdurrahman Wahid (Gus Dur) PinterPolitik.com Baru-baru ini warganet dihebohkan oleh petisi online...