HomeCelotehAksi Anulir Marsekal Hadi

Aksi Anulir Marsekal Hadi

Kecil Besar

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menganulir 16 perwira tinggi TNI yang sebelumnya dimutasi Jenderal Gatot Nurmantyo. Ada apa ya?


PinterPolitik.com

“Pak Gatot sendiri sudah sampaikan akan diserahkan ke Pak Hadi untuk dilakukan evaluasi.”

[dropcap]B[/dropcap]untut dari kebijakan last minute mutasi yang dilakukan Jenderal Gatot Nurmantyo saat masih menjabat sebagai Panglima TNI, kini berbuah asam. Pasalnya, sekitar 16 perwira tinggi yang awalnya dimutasi tersebut, terpaksa kembali ke jabatannya semula.

Kabar ini dibenarkan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Fahdhilah, dan menurutnya keputusan tersebut diambil Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto atas dasar berbagai pertimbangan dan evaluasi.

Sebagai puncak pimpinan di TNI, Marsekal Hadi memang dapat menganulir keputusan yang diambil Jenderal Gatot, namun tentu ini jadi membuat banyak orang bertanya-tanya. Seperti biasanya, para kepo-mania pun kasak kusuk dengan berbagai praduga.

Ada yang bilang kalau para perwira yang dikembalikan lagi ke posisi semula adalah ‘orang-orang’-nya Presiden Jokowi. Wuaah, masa iya? Kalau memang iya, terus kenapa malah dianulir? Apalagi mutasinya itu kan ke jabatan yang lebih tinggi. Marsekal Hadi bukannya ‘orang’ Jokowi juga? Hmmm, secara logika, kok membingungkan ya.

Terus ada juga yang menduga kalau strategi itu dilakukan Marsekal Hadi, untuk menjaga ‘posisi’-nya. Apalagi sebagian besar yang jabatannya dikembalikan berasal dari TNI AD dan beberapa dari TNI AL. Sementara di TNI AU sendiri, enggak ada yang dianulir sama sekali.

Nah kalau alasan ini, bisa jadi memang Marsekal Hadi ingin mencari orang-orang yang menurutnya dapat dipercaya. Bagaimana pun, Marsekal Hadi tentu membutuhkan kerjasama yang kompak dengan semua matra, sehingga ia butuh orang-orang yang memang ia angkat sendiri.

Tapi mungkin Marsekal Hadi juga harus hati-hati, ada juga lho yang berpikir kalau penganulirannya ini dilihat sebagai penentangannya atas keputusan Jenderal Gatot. Hmm, apa benar begitu ya? Wah kok makin banyak praduga, makin bikin bingung aja ya. Ya sudahlah Pak Panglima, semoga keputusannya menjadi yang terbaik untuk semua. (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...