HomeNalar Politik
Nalar Politik
The One-Man Band
Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.
S13 -
Prabowo dan Animal Spirits Economy
S13 -
Dalam lanskap politik ekonomi Indonesia kontemporer, muncul fenomena menarik yang layak dicermati: bagaimana Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggunakan pendekatan psikologis dalam menggerakkan roda ekonomi.
Puan “Hilang”, Trilogi-Dramaturgi PDIP?
J61 -
Absennya Ketua DPR Puan Maharani dalam penganugerahan gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025 kiranya bukan sekadar absen seremonial, melainkan drama simbolik PDIP dan menguak trilogi kisah yang sangat menarik.
Prabowo dan Jurus “Judo” Ekonomi
A43 -
Saat meresmikan pabrik Lotte Chemical, Presiden Prabowo bicara soal pelatih judo Korea dan sebut Park Chung-hee. Apa pesan di balik kisah ini?
Operasi Intelijen Kopinisasi Jepang?
D74 -
Jepang yang dahulu dikenal sebagai negeri pecinta teh kini justru memeluk kopi sebagai identitas barunya—dan perubahan ini bukan terjadi alami, melainkan hasil rekayasa psikologis yang terencana puluhan tahun lalu.
Gladiator Gajah Kecil vs Banteng Sepuh
J61 -
Perseteruan PSI dan PDIP bukan sekadar adu strategi partai, melainkan pertarungan simbolik antara generasi politik baru dan warisan lama. Gajah muda menantang banteng sepuh di gelanggang kekuasaan Jokowi–Megawati, memperebutkan bukan kursi, tapi legitimasi moral dan arah masa depan politik Indonesia.



