HomeNalar Politik

Nalar Politik

Inul, Naykilla, dan Kebangkitan ‘Centil-isme’

Dari gaya dan goyang yang dulu dicekal, "centil" kini jadi identitas yang dirayakan. Apa yang sebenarnya sedang naik?

Rame “Ke-trigger” PDIP, PAN Chill

PAL-PINDAD-PTDI: Trinitas Industrialisasi RI?

The One-Man Band

spot_imgspot_img

Ormas, The Necessary Power?

Diskursus mengenai organisasi kemasyarakatan dengan “genre” yang dinilai meresahkan seolah tak ada habisnya. Menariknya, eksistensi mereka dinilai memiliki simbiosis multiaspek tertentu yang membuatnya terus lestari dan harus diregulasi dengan cermat demi stabilitas nasional.

Politik Didik “Nyapuin” Nadiem?

Terminologi satir generasi cemas tak jarang dikaitkan dengan kebijakan Nadiem Makarim di masa lalu. Namun, hal itu agaknya tak 100 persen tepat kendati pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus “nyapuin sana sini”. Mengapa demikian?

Logam Tanah Jarang, “Adamantium”-nya AS-Tiongkok?

Logam Tanah Jarang (LTJ) diprediksi akan semakin diperebutkan para negara besar. Mungkinkah ini awal dari persaingan sengit terbaru dalam menguasai sumber daya vital dunia?

Kontemporisme: The Genius of Harmoko

Kepala Kantor Komunikasi Kepresiden Hasan Nasbi resmi mengajukan pengunduran diri. Ini jadi buntut dari berbagai kontroversi komunikasi publik pemerintah dalam beberapa waktu terakhir, salah satunya soal komentar insiden pengiriman kepala babi ke kantor Tempo.

The Dark Future of PDIP?

PDIP kini tengah berada di persimpangan kepemimpinan. Megawati tak lagi muda dan ia harus memikirkan masa depan kepemimpinan partai, utamanya terkait siapa yang akan jadi penerusnya.
spot_img

Latest

Rame “Ke-trigger” PDIP, PAN Chill

Diesel yang Padam, Neraca yang Menyala

The One-Man Band

More Stories