HomeCelotehSiapa Luhut Bagi Jokowi?

Siapa Luhut Bagi Jokowi?

Kecil Besar

Sebuah media asing, Financial Times, menyebutkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan sebagai Mr. Fixit di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).


PinterPolitik.com

Bagi kalian yang terus ngikutin tulisan-tulisan PinterPolitik.com, pasti tahu dong siapa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves). Yup, beliau adalah Luhut Binsar Pandjaitan.

Pak Luhut ini udah sering sih jadi perbincangan publik. Sampai-sampai nih, sejumlah meme mengenai Pak Menko Marves ini juga ada banyak macamnya lho di jagat maya – mulai dari panggilan Lord Luhut hingga sosok dan pengaruhnya yang mirip dengan sejumlah karakter yang ada di anime.

Nggak hanya di jagat maya, Pak Luhut ini juga sering jadi perhatian media dan politikus lainnya lho. Bahkan, kala ramai-ramainya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 silam, Pak Menko Marves ini mendapatakan julukan seperti Menteri Segala Urusan hingga Perdana Menteri. Wah wah.

Nah, pengaruhnya Pak Luhut yang luas di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ini akhirnya juga mendapat perhatian dari media asing dong. Salah satunya adalah Financial Times.

Dalam sebuah artikel bertajuk The Smiling Ex-general Who Has Become Indonesia’s ‘Mr Fixit’, dibahas tuh apa aja yang telah dilakukan Luhut selama menjabat sebagai Menko Marves. Salah satunya nih adalah kemampuan beliau untuk menghasilkan berbagai kesepakatan, termasuk dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lho.

Wah wah, keren uga nih Pak Luhut. Sampai-sampai nih, kata Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J. Vermonte, Pak Menko Marves ini punya peran penting dalam pemerintahan Jokowi, yakni sebagai fixer (orang yang memperbaiki) dan doer (pelaksana).

Hmm, kalau melihat peran Pak Luhut sebagai fixer ini nggak salah lagi sih. Soal penanganan pandemi Covid-19, misalnya, beliau sempat mendapat tugas khusus lho buat menekan angka kasus positif pada tahun 2020 lalu.

Baca juga :  Waspada 3 "Kingdoms" of Jokowi?

Baca Juga: Prabowo Diam ‘Terkungkung’ Luhut?

Luhut The Fixer

Wah, kalau dianalogikan dalam film dan game nih, Pak Luhut ini mungkin mirip dengan seorang karakter yang bernama Fix-It Felix Jr. Si Felix ini emang sakti lho. Dengan memegang sebuah palu, Felix dapat memperbaiki segala hal yang disentuhnya – bahkan barang biasa bisa jadi lebih bagus lagi.

Mungkin nih, Pak Luhut ini bisa jadi semacam Fix-It Felix Jr. nih buat Pak Jokowi. Tugas apapun yang diberikan oleh Pak Presiden, Pak Menko Marves akan segera melaksanakannya.

Tapi nih, meski ada Felix, biasanya juga ada tuh salah satu tokoh yang bernama Wreck-It Ralph. Berbeda dengan Felix, si Ralph ini dianggap kerap merusak segala sesuatu yang disentuhnya.

Wah wah, kalau Pak Jokowi punya Fix-It Mr. Luhut, siapa ya yang jadi Ralph-nya? Apakah mereka menteri-menteri yang kerap disemprot Jokowi dalam rapat kabinet? Kan, lumayan sering tuh Pak Presiden marah-marah pada tahun 2020 kemarin.

Ya, mungkin nih, sosok-sosok Ralph ini adalah pembantu-pembantu presiden yang suka bikin masalah – misal mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Edhy Prabowo. Kan, mereka tersandung kasus-kasus korupsi tuh beberapa waktu lalu.

Belum lagi nih, sosok relawan – dan pegiat media sosial – yang juga akhirnya menghasilkan banyak blunder dan jadi sorotan media – sebut saja Ambroncius Nababan yang berkomentar dengan nada rasis, Permadi Arya alias Abu Janda yang dinilai membuat cuitan yang menistakan agama, hingga selebriti Raffi Ahmad yang dinilai malah melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19 setelah divaksin.

Ya, semoga aja Pak Jokowi nggak banyak dikelilingi oleh para Wreck-It Ralph yang bisa aja malah merusak image Pak Presiden deh. Andai saja Fix-It Mr. Luhut ada banyak ya. Hehe. (A43)

Baca juga :  The One-Man Band

Baca Juga: Menguak Strategi Duo Luhut-Prabowo

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu?