HomeCelotehRidwan Kamil Jadi Gymshark?

Ridwan Kamil Jadi Gymshark?

Kecil Besar

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil pamer bentuk badan melalui story yang diunggah di akun Instagram miliknya. Apakah Kang Emil kini sudah menjadi seorang gymshark?


PinterPolitik.com

Di tengah pandemi Covid-19 yang semakin hari semakin parah, menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang penting. Dengan tubuh yang sehat, bukan nggak mungkin imunitas dan daya tahan tubuh akan lebih kuat menghalau berbagai ancaman penyakit, termasuk virus SARS-Cov-2.

Caranya banyak kok agar tubuh tetap fit dan terjaga imunitasnya. Kita bisa melakukan sejumlah upaya seperti mengonsumsi vitamin setiap hari. Selain itu, gizi yang berimbang juga dibutuhkan tubuh agar penyerapan nutrisi yang baik terjadi.

Nah, kalau urusan konsumsi sudah berjalan dengan baik, upaya selanjutnya adalah bagaimana kalori berlebih yang masuk ke tubuh dapat digunakan secara optimal. Ini bisa dilakukan dengan melakukan olahraga secara rutin tuh.

Ya, meskipun mimin bisa dibilang suka makan dan nggak (terlalu) sering olahraga, mimin mau nyoba jadi kayak Om Deddy Corbuzier nih. Bagus kan kalau mimin bisa mempromosikan kesehatan, apalagi di tengah pandemi gini.

Eitstapi nih, sepertinya, mimin udah didahului oleh salah satu pejabat dan politikus di Indonesia. Beliau adalah Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil.

Gimana nggakMimin kaget kemarin waktu lagi buka-buka Instagram. Di akun milik Kang Emil itu, ada story yang berisikan foto Gubernur Jabar yang tengah memakai kaos ketat sembari memamerkan bentuk perutnya yang hampir six-pack lho.

Di story itu, Kang Emil menuliskan bahwa dirinya akan membuktikan  perutnya tetap bisa rata meskipun usianya sudah hampir menyentuh angka 50 tahun. Widiih, Kang Emil ini kayak-nya punya body goal tertentu nih di tahun 2021 ini. Hehe.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ungguli Jepang-Tiongkok?

Ridwan Kamil 2024

Hmm, apakah Kang Emil akhir-akhir ini sering pergi ke gym buat olahraga ya? Atau, Gubernur Jabar itu lebih suka olahraga di rumah? Kan, sekarang banyak tuh aplikasi panduan olahraga yang bisa membantu penggunanya untuk meraih body goal mereka meski hanya di rumah.

Apa jangan-jangan Kang Emil sekarang udah jadi seorang gymshark nihHehe. Buat yang nggak tahu, istilah “gymshark” itu kerap dilabelkan kepada mereka yang suka pergi ke gym dan terobsesi untuk terus melatih otot-otot tubuhnya.

Hmm, dengan tubuh yang kekar semacam itu, mungkin Kang Emil sekali-sekali bisa tuh nge-gym bersama Kepala Staf TNI AD (KSAD) Andika Perkasa. Pak Andika juga suka banget lho olahraga buat melatih otot-ototnya. Sampai-sampai, Pak Andika suka tuh mengenakan kaos-kaos ketat yang bermotif superhero seperti Batman dan Captain America.

Ehby the way nih, mirip sepeti Pak Andika, Kang Emil juga pernah lho mengunggah fotonya kala di gym sembari mengenakan kaos bermotif Captain America pada tahun 2019 silam. Widiih, cocok banget dah Pak Andika dan Kang Emil nih.

Apa perlu nih Pak Andika dan Kang Emil sekalian berpasangan di pemilihan presiden (Pilpres) 2024? Kan, dua-duanya sama-sama dinilai berpotensi maju tuh. Kapan lagi kan ada pasangan calon (paslon) yang mempromosikan olahraga dan fitnessHehe.

Ya, terlepas dari kecocokan antara Kang Emil dan Pak Andika, semua itu bergantung pada keputusan mereka masing-masing lagi sih. Hal yang perlu dipetik dari unggahan Kang Emil tersebut adalah bagaimana kita bisa menjaga tubuh kita agar tetap sehat tuh – apalagi di tengah pandemi Covid-19. Yuk bisa yuk olahraga! Hehe. (A43)

Baca Juga: Ridwan Kamil ‘Cocok’ Gubernur DKI?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?