HomeCelotehPSI: Beda Aibon, Beda Jiwasraya

PSI: Beda Aibon, Beda Jiwasraya

Kecil Besar

“Semua serba salah. Apa lagi salahku?” – Raisa, penyanyi asal Indonesia


PinterPolitik.com

Siapa yang tidak kenal dengan penyanyi Raisa? Jika kita masih ingat, penyanyi kelahiran tahun 1990 itu pernah merilis sebuah lagu yang berjudul “Serba Salah” pada tahun 2011. Lagu itu mengisahkan seseorang dalam sebuah hubungan yang serba menimbulkan kesalahan.

Dalam politik, tampaknya ada juga nih yang mirip dengan situasi kisah lagu itu, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai politik yang dikenal sebagai partai kaum muda ini akibatnya kerap menjadi bulan-bulanan bagi sebagian warganet di media sosial.

Mengenai isu kelapa sawit misalnya, PSI pada September 2018 menjadi perhatian para warganet nih. Pasalnya, partai yang baru berdiri tersebut mengunggah sebuah video yang mendukung industri perkebunan kelapa sawit perihalnya melemahnya nilai tukar Rupiah. Padahal, industri tersebut banyak dinilai negatif dengan kerusakan lingkungan yang diakibatkannya.

Selain soal sawit, PSI juga sempat ramai dibicarakan warganet setelah salah satu kadernya bercuit mengenai kasus Luthfi Alfiandi – salah satu demonstran yang ditangkap pada September lalu. Dedek Prayudi (@Uki23) kala itu menyalahkan Luthfi karena menunggangi gelombang protes mahasiswa dan pelajar.

Dedek sendiri juga sempat menjadi bahan obrolan warganet ketika cuitannya mengenai ideologi anarkisme dipermasalahkan. Sebagian warganet menilai argumen Dedek kurang tepat.

Hmm, dari pengalaman-pengalaman tersebut, sepertinya PSI perlu berhati-hati nih bila berbicara dan bercuit. Kita semua tahu kalau komentar para netizen itu maha benar kan?

Namun, uniknya, PSI kembali ramai dibicarakan setelah dianggap bungkam dan tidak berkomentar soal kasus PT Asuransi Jiwasraya – sebuah badan usaha milik negara (BUMN) yang gagal membayar utang dan polis.Tagar #PSImingkemSoalJiwasraya akhirnya ramai mewarnai lini masa Twitter.

Waduh, serba salah beneran nih PSI. Berkomentar kena, diam pun kena.

Pasalnya, partai politik ini dinilai sering kali menggemborkan berbagai upayanya untuk mengawal uang rakyat. Soal kasus lem Aica Aibon dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta misalnya, PSI menjadi salah satu partai yang paling getol mengkritisi pemerintahan Anies Baswedan.

Dedek akhirnya menjawab kegelisahan para warganet dan media soal mingkem-nya PSI nih. Kata beliau, masyarakat dan media bisa menanyakan kepada partai-partai politik lainnya yang berada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), bukan PSI yang tidak eksis di DPR.

Kok jadi diumpan-umpan ya? Padahal, uang rakyat kan nggak cuma ada di RAPBD Jakarta. Hehe.

Selain itu, para warganet nggak salah juga dong. Sebagai partai yang unjuk diri menjadi pembawa perubahan, perlu dong bicara dan berkomentar soal kasus-kasus dugaan korupsi – termasuk kasus Jiwasraya.

Mungkin, agar nggak dilihat serba salah oleh publik, PSI perlu konsisten nih kalau ingin mengawal uang rakyat. Kalau separuh-separuh, publik kan jadi bingung sama sikap PSI. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa? 

Khofifah dan Jebakan “Bebek Songkem”?

Khofifah pimpin Jatim nyaris tanpa sorotan, beda jauh dari gubernur Jawa lain yang ramai. Sengaja merunduk atau memang melemah?