HomeCelotehPSBB: Doni Monardo vs Anthony Fauci

PSBB: Doni Monardo vs Anthony Fauci

“We can only learn from each other” – Majid Jordan, duo penyanyi R&B asal Kanada


PinterPolitik.com

Gengs, beruntunglah bagi manusia memiliki akal sebagai wujud karunia terbesar Tuhan. Dengan akal itu, manusia bisa menghadapi banyak tantangan hidup. Adam – manusia pertama di bumi ya bukan suami dari seorang penyanyi dangdut terkenal – saat menginjakkan kaki di bumi boleh jadi juga kaget dengan kondisinya yang berbeda dengan di surga.

Untunglah Tuhan telah memandu perjalanannya lewat hal yang kadang manusia lupa menyadarinya, yakni akal. Nah, sejalan dengan fitrahnya, akal manusia juga pasti merespons terhadap keadaan seburuk apa pun, misal kala menghadapi wabah.

Kini di tahun 2020, akal manusia sedang diuji nih sama si kecil Covid-19. Coba kita maknai begini deh. Jangan-jangan Covid-19 ini menjadi tolok ukur tentang kecerdasan pejabat dan warga. Selanjutnya coba diamati tentang proses yang dilakukan oleh akal para pemimpin kita.

“Lha kok pemimpin saja. Kenapa tidak fokus juga di masyarakat?” mungkin ada yang tanya ke mimin begini. Ya, sudah, mimin jawab. “Karena sebagaimana kondisi masyarakatnya itu tergantung pada sosok pemimpin-pemimpinnya,” kata makalah kuno.

Oke, mimin lanjutkan. Nah, kasarnya begini, kalau akal pemimpin sudah memilih Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) sebagai solusi paten, bukan berarti kelar urusan, tapi justru tambah besar nih ujian. Pemimpin kudu kerja ekstra memantau jalannya PSBB ini.

Itu mirip dengan analogi seorang pelatih sepak bola. Seorang pelatih yang baik kan bukan dilihat dari pintarnya memilih pemain dan membentuk aturan latihan, tetapi dari cetak biru hasil semua itu.

Sampai sini paham kan, cuy? Itu kalau di sepak bola. Terus bagaimana dalam lapangan pemerintahan? Coba kita simak.

- Advertisement -

Begini, cuy, setelah berjalan beberapa waktu, ternyata pemerintah merasa jengkel juga dengan virus ini. Lha, gimana? Sudah diberlakukan PSBB, kok masih ada saja sebarannya? Mana PSBB ini banyak memakan lumbung ekonomi negara kan.

Akhirnya nih, pemerintah berencana melonggarkan PSBB. Ya, pasti ada perdebatan. Pemerintah sih tampaknya keukeuhke rencana pilihan ‘cabut PSBB’. Tapi, peneliti dari Pusat Sains Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Sumaryati, memberi ketegasan bahwa PSBB ini harus dilanjutkan.

Nah loh, debat lagi deh. Yaelah, jujur saja, awalnya mimin juga heran sama sikap pemerintah. Apa gak khawatir semakin merebak? Atau sebenarnya pemerintah ini punya motif lain, misal ekonomi? Dan jawabnya agak terang saat mimin simak benar pernyataan Pak Doni Monardo yang bilang begini, “Jadi apabila PSBB ini dicabut, tidak serta merta kita menjadi keluar dari situasi kedaruratan kesehatan.”

Nah, berarti pemerintah dalam urusan ini kan memiliki pertimbangan lain, bukan semata kesehatan saja, tapi juga ekonomi. Kalau begitu, oke, tapi mbok yo pemerintah jangan mencla-mencle.

Sebagai masukan, bisa nih kita melirik Kepala Gugus Tugas AS Dr. Anthony Fauci yang bilang, “Itu akan tergantung pada daerah Anda, sifat wabah yang sudah Anda alami dan ancaman wabah yang mungkin tidak Anda alami.” Nah, ini kuncinya, artinya soal cabut atau tidak mending disesuaikan sama update kondisi daerah yang sudah dibaca menggunakan pendekatan ekonomis.

Jangan semua daerah dipukul rata. Nanti nyesel baru tau rasa, kan?

Daripada bingung antara memilih lebih fokus pada sektor kesehatan atau ekonomi, mending tanya saja sama doi. Ya, mungkin bisa melalui tukar pikiran antara Kepala Gugus Tugas gitu. Kalau kata anak milenial sekarang, sharing is caring. Hehehe. (F46)

- Advertisement -

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Perempuan Kuat Ala Khofifah?
spot_img

#Trending Article

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...