HomeCelotehPenyerang Novel Ditangkap, Nasib Buzzer?

Penyerang Novel Ditangkap, Nasib Buzzer?

Kecil Besar

“Tapi sebelah mataku yang lain menyadari, gelap adalah teman setia, dari waktu waktu yang hilang,” – Efek Rumah Kaca, Sebelah Mata


PinterPolitik.com

Akhirnya, setelah lebih dari dua tahun, ada titik terang dari kasus penyerangan kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan. Beberapa waktu lalu, kepolisian baru saja mengumumkan kalau mereka menangkap dua sosok penyerang Novel yang ternyata adalah polisi aktif. Wah!

Memang sih, seperti yang disebut di atas, ini tuh baru setitik dari terang yang dinanti-nanti banyak pihak. Sepertinya, masih banyak yang berharap kalau penangkapan dua tokoh ini gak menjadi akhir karena diduga ada aktor intelektual di balik mereka.

Tak hanya itu, sebenarnya beberapa pihak juga masih menganggap kalau kasus ini masih diwarnai dengan teka-teki. Bagi mereka, ada beberapa unsur dari kasus ini yang masih harus dijawab jadi ya masih harus ditunggu kelanjutan kasusnya.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya ada beberapa pihak lain yang mungkin aja jadi harus memikirkan ulang sikap mereka terkait kasus ini. Salah satu dari pihak itu adalah Dewi Tanjung, caleg PDIP yang beberapa waktu lalu melaporkan kasus penyerangan Novel ini sebagai rekayasa.

Tak hanya itu, isu soal rekayasa kasus Novel ini juga sempat dihembuskan oleh para pendengung di media sosial. Kala itu, memang ada akun-akun media sosial dengan banyak pengikut menyebarkan isu tentang rekayasa penyiraman Novel.

Nah, kalau melihat sekarang ternyata kepolisian sudah menangkap penyerang Novel, gimana ya nasib mereka? Bu Dewi Tanjung kan sudah melaporkan tuduhan rekayasa ini ke kepolisian, gimana ya rasanya melihat kasus ini tiba-tiba punya arah berbeda?

Terus, para buzzer yang berbusa-busa menciptakan tren di media sosial, bisa dibilang menyebarkan kabar membingungkan gak ya karena sekarang polisi malah mengungkap kasus ini?

Disclaimer dulu nih, pertanyaan-pertanyaan itu melepaskan sedikit teka-teki tentang penangkapan dua sosok polisi beberapa waktu lalu. Pertanyaan-pertanyaan ini murni ditanyakan untuk mencolek pihak-pihak yang bilang rekayasa, tapi ternyata saat ini justru tak ada pernyataan resmi polisi tentang rekayasa.

Dari hal itu, apakah Bu Dewi dan para buzzer masih mau bilang rekayasa, khususnya kepada polisi?

Apapun itu, perjalanan kasus ini masih tergolong amat panjang. Kita tunggu aja apakah akan ada fakta-fakta lain dari kasus yang telah berjalan cukup lama ini. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

Menteri Cantik Jokowi, Siapa Dilirik?

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan kubu politiknya sempat mengungkapkan keinginannya untuk mencari menteri yang berusia muda dan cantik. Keinginan tersebut bisa saja berkaitan dengan...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...